Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:43 WIB

2. Jujur mengenai kondisi yang terjadi

Sampaikan alasan perceraian secara bijak tanpa menyudutkan salah satu pihak. Kejujuran akan membantu anak memahami situasi dengan lebih baik.

3. Konsisten dalam pola asuh

Meskipun tinggal terpisah, ayah dan ibu sebaiknya tetap memiliki kesepakatan dalam mendidik anak agar tidak menimbulkan kebingungan.

4. Menetapkan batasan yang jelas

Anak tetap membutuhkan aturan dan disiplin yang konsisten demi pembentukan karakter dan rasa aman dalam kehidupannya.

5. Mendorong hubungan baik dengan kedua orang tua

Jangan menghalangi anak untuk berkomunikasi atau menjalin kedekatan dengan ayah maupun ibunya. Hubungan yang sehat dengan kedua orang tua sangat penting bagi perkembangan emosional anak.

Lindungi Anak dari Dampak Buruk Perceraian

Pada akhirnya, perceraian memang memisahkan hubungan suami dan istri, tetapi tidak pernah menghapus status sebagai ayah dan ibu. Karena itu, orang tua harus melakukan segala upaya untuk melindungi anak dari dampak negatif perceraian.

Mengajarkan anak untuk tetap menghormati, menyayangi, dan berbakti kepada kedua orang tuanya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab yang tidak boleh ditinggalkan. Dengan demikian, meskipun keluarga tidak lagi utuh, anak tetap dapat tumbuh dengan sehat, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!