Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
Senin, 06 Juli 2026 - 12:40 WIB
Hadis di atas jelas menunjukkan bahwa pahala salat jenazah adalah satu qirath. Dan salat dan menghadiri proses pemakaman, dua qirath.
Ditegaskan oleh Imam Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah, bahwa yang tampak kuat bagi beliau adalah, pahala satu qirath cukup didapatkan dengan menyalati saja. Karena segala kegiatan sebelum salat, itu hanya sarana untuk menyalati jenazah. Namun, satu qirath yang didapat oleh orang yang hanya menyalatkan, berbeda dengan satu qirath orang yang didapat oleh orang salat dan melayat di rumah duka sampai Jenazah di antar ke pemakaman. Akan mendapatkan dua qirath.
Dalam kitab Fathul Bari hadis riwayat Muslim diterangkan bahwa satu qirath itu seperti gunung yang besar,. Ini menunjukkan bahwa pahala qirath, bertingkat – tingkat.
Sedangkan pahala dua qirath tidak cukup didapat hanya dengan menghadiri proses pemakaman. Namun untuk mendapatkannya, disyaratkan melakukan tiga hal, yakni :
Jadi besarnya pahala hingga dua qirath, akan didapat oleh seseorang yang menyalati, mengantar dan menghadiri proses pemakaman sampai kadar yang disebutkan dalam riwayat-riwayat di atas.
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, pahala dua qirath dapat diperoleh oleh orang yang mengantarkan jenazah sampai proses penguburan. Seandainya seorang salat jenazah, kemudian pergi ke kuburan sendirian, lalu hadir di acara pemakaman, maka dia hanya mendapatkan pahala satu qirath.
Ditegaskan oleh Imam Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah, bahwa yang tampak kuat bagi beliau adalah, pahala satu qirath cukup didapatkan dengan menyalati saja. Karena segala kegiatan sebelum salat, itu hanya sarana untuk menyalati jenazah. Namun, satu qirath yang didapat oleh orang yang hanya menyalatkan, berbeda dengan satu qirath orang yang didapat oleh orang salat dan melayat di rumah duka sampai Jenazah di antar ke pemakaman. Akan mendapatkan dua qirath.
Dalam kitab Fathul Bari hadis riwayat Muslim diterangkan bahwa satu qirath itu seperti gunung yang besar,. Ini menunjukkan bahwa pahala qirath, bertingkat – tingkat.
Sedangkan pahala dua qirath tidak cukup didapat hanya dengan menghadiri proses pemakaman. Namun untuk mendapatkannya, disyaratkan melakukan tiga hal, yakni :
1. Menyalati Jenazah
Hanya mengahdiri proses pemakaman atau mengantar saja tanpa menyalati, tidak akan mendapat pahala dua qirath. Meskipun insyaallah tetap mendapat pahala sesuai dengan niatnya.2. Mengantar ke pemakaman
Disebut mengantar, jika seorang berjalan ke makam bersama jenazah dan pelayat lainnya. Adapun jika seorang hanya sendiri ke pemakaman, maka dia tidak mendapatkan pahala dua qirath.3. Menghadiri pemakaman
Ada beberapa riwayat menerangkan sampai kapan harus hadir di proses pemakaman agar genap mendapatkan dua qirath, yakni sampai prosesi pemakaman selesai atau smpai jenazah dimasukkan ke liang lahat.Jadi besarnya pahala hingga dua qirath, akan didapat oleh seseorang yang menyalati, mengantar dan menghadiri proses pemakaman sampai kadar yang disebutkan dalam riwayat-riwayat di atas.
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, pahala dua qirath dapat diperoleh oleh orang yang mengantarkan jenazah sampai proses penguburan. Seandainya seorang salat jenazah, kemudian pergi ke kuburan sendirian, lalu hadir di acara pemakaman, maka dia hanya mendapatkan pahala satu qirath.
Bacaan Niat Salat Jenazah
Niat untuk imamLihat Juga :