Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Jum'at, 10 Juli 2026 - 15:52 WIB
وَقَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مُوسَى بِالْبَيِّنَاتِ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ وَمَا كَانُوا سَابِقِينَ
”Dan (juga) Qarun, Fir‘aun dan Haman. Sungguh, telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa) keterangan-keterangan yang nyata. Tetapi mereka berlaku sombong di bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).”
Suatu hari, nabi Musa diperintahkan oleh Allah untuk mengerjakan Zakat. Nabi Musa lalu mengutus salah seorang pengikutnya untuk mengambil zakat dari Qarun. Begitu sampai, Qarun langsung marah dan tidak mau memberikan sedikit pun dari kekayaannya. Karena menurut Qarun, kekayaannya itu adalah hasil kerja keras dan usaha sendiri, tidak ada kaitan dengan siapa pun, tidak ada kaitan dengan Allah, atau dewa mana pun.
Qarun sangat tidak suka dinasihati dan diminta untuk berzakat oleh nabi Musa. Karena itu, ia berusaha merusak dan menghancurkan citra Nabi Musa. Suatu ketika, ia pernah menyewa seorang perempuan untuk menuduh Nabi Musa telah melakukan hal yang tidak senonoh. Mendengar hal itu, Nabi Musa sangat sedih dan terpukul, beliau lalu salat dua rakaat dan meluruskan segala tuduhan termasuk mengingatkan si perempuan.
Kedurhakaan Qarun mencapai puncaknya ketika ia merasa lebih baik dan lebih terhormat dari seluruh manusia, termasuk Nabi Musa as. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan nasihat kebenaran dari siapapun. Bahkan, ia tidak merasa butuh dengan apa pun, termasuk ampunan dan ancaman Allah SWT. Baginya, seluruh harta miliknya sudah cukup untuk melakukan segala hal.
Akibat kesombongan Qarun tersebut, ia kemudian diazab oleh Allah SWT dengan cara ditenggelamkan ke dalam perut bumi beserta seluruh harta yang selama ini dibanggakannya.
Baca juga: Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
(wid)
Lihat Juga :