Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:15 WIB

Pernah Melakukan Pesugihan? Ini yang Harus Dilakukan

Islam tidak pernah menutup pintu taubat bagi siapa pun yang ingin kembali kepada Allah SWT.

Seseorang yang pernah terlibat dalam praktik pesugihan dianjurkan segera melakukan beberapa langkah berikut:

1.Menghentikan seluruh praktik pesugihan.

2.Memutus hubungan dengan dukun atau pihak yang terlibat.

3.Bertaubat dengan taubat nasuha.

4.Memperbanyak istighfar dan amal saleh.

5.Memperkuat akidah serta memperdalam ilmu agama.

Allah SWT berfirman:

"Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." (QS Az-Zumar: 53)

Ayat ini menjadi kabar gembira bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, pintu ampunan Allah tetap terbuka selama ia bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Rezeki Sejati Berasal dari Allah SWT

Keinginan untuk hidup berkecukupan merupakan hal yang wajar. Namun Islam mengajarkan bahwa jalan menuju kekayaan tidak boleh ditempuh dengan mengorbankan akidah.

Pesugihan mungkin menawarkan janji kekayaan instan, tetapi praktik tersebut justru dapat merusak tauhid dan menghilangkan keberkahan hidup. Seorang muslim diperintahkan untuk bekerja, berdoa, bertawakal, dan meyakini bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Dzat yang memberi rezeki.

Harta yang diperoleh melalui jalan halal, meskipun tidak melimpah, jauh lebih bernilai daripada kekayaan yang didapat melalui cara-cara yang diharamkan oleh syariat.

Baca juga: Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!