Rasulullah SAW Peringatkan Murka Allah Ta'ala kepada Kaum Homoseksual

Minggu, 04 Oktober 2020 - 05:00 WIB
Ilustrasi/Ist
SEBAGAIMANA Islam mengharamkan perbuatan zina dan seluruh jalan yang membawa kepada perbuatan tersebut, maka begitu juga Islam mengharamkan penyaluran gharizah ( seksual ) yang tidak normal macam homoseks .(Baca juga: Hati-hati dengan Lisan, Jangan Sembarangan Menuduh Zina )


Praktik homoseksual dalam Islam dikenal dengan nama liwath. Baik gay maupun lesbian masuk dalam kategori liwath. Tidak ada pembedaan di antara keduanya. Namun, Imam Mawardi dalam Al Hawi Al Kabir membedakan jika liwath hanya untuk gay sementara lesbian disebut sihaq. (Baca juga: Hati-hati, Ternyata Panca Indera pun Bisa Melakukan Zina )


Syaikh Yusuf Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fatawa Qardhawi" menegaskan perbuatan ini bertentangan dengan fitrah manusia, melemparkan kotoran ke dalam jiwa, merusak sifat kelaki-lakian dan merampas hak-hak perempuan.

Tersebarnya kotoran ini dalam suatu masyarakat, berarti akan hancurlah eksistensi masyarakat itu dan akan menjadikan masyarakat tersebut diperhamba oleh kotoran serta lupa terhadap etika, setiap bentuk kebaikan dan perasaan. (Baca juga: Erdogan Bela Ulama yang Bilang Homoseks Penyebab HIV )


Kiranya cukup bagi kita, Qardhawi mengingatkan, apa yang dikatakan al-Quran tentang kisahnya kaum Nabi Luth yang bergelimang dalam kemungkaran ini. Mereka tinggalkan isteri-isterinya yang baik dan halal itu, justru untuk menuruti syahwat yang haram . Untuk itulah maka Nabi Luth mengatakan kepada mereka

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ

وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ

"Apakah patut kamu datangi orang-orang laki-laki dan kamu tinggalkan isteri-isteri kamu yang justru dijadikan oleh Tuhanmu untuk kamu? Bahkan kamu adalah kaum melewati batas." (QS as-Syu'ara': 165-166)

Menurut Al-Qardhawi, Al-Quran menentang mereka ini melalui lidah Luth, dengan menganggapnya sebagai perbuatan yang memusuhi, kebodohan, berlebih-lebihan, merusak dan dosa. (Baca juga: Inilah Dosa Istri Nabi Luth sehingga Binasa Bersama Kaum Sodom )

Salah satu daripada keganjilan yang menunjukkan rusaknya fitrah mereka, hilangnya kesadaran mereka, jatuhnya martabat mereka dan rusaknya perasaan mereka; yaitu sikapnya kepada para tamu Nabi Luth yang pada hakikatnya mereka itu adalah malaikat yang membawa siksa yang diutus Allah dalam bentuk manusia untuk menguji dan mencatat sikap mereka itu. (Baca juga: Kisah Nabi Luth dan Kaum Sodom yang Ditenggelamkan di Laut Mati )

Al-Quran mengisahkan peristiwa itu sebagai berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!