Furai'ah binti Malik, Sang Penghapal Hadis Tentang Masa Berkabung

Minggu, 11 Oktober 2020 - 18:04 WIB
Furai'ah termasuk sahabat Nabi SAW yang ikut berbaiat di bawah pohon, di Hudaibiyah, pada tahun ke-6 Hijriyah, ketika otang-orang musyrik menghalangi kaum muslimin untuk memasuki kota Mekkah Al-MUkarramah. Dan siapa saja yang hadir pada baiat tersebut adalah ahli surga, dengan izin Allah.

(Baca juga : Pemerintah Diminta Segera Keluarkan Peraturan Turunan UU Pesantren )

Allah Ta'ala berfirman,

۞ لَّقَدْ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنِ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ ٱلشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِى قُلُوبِهِمْ فَأَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَٰبَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). " (QS Al-Fath: 18)

Semua ahli sejarah menyatakan bahwa Furai'ah hadir pada baiat Ridhwan. Baiat ini terjadi karena Utsman bin Affan tertahan agak lama di Makkah, hingga muncul kabar bahwa orang-orang Quraisy telah membunuh Utsman, maka Nabi SAW mengajak kaum muslimin untuk berbaiat.

Allah benar-benar telah memuliakan Nabi SAW dan para sahabatnya. Dia mewahyukan tentang mereka dalam kitab suci-Nya bahwa mereka akan mendapatkan pahala yang besar.

(Baca juga : Tempat Ibadah di Jalan Raya Akan Mendata Pengunjung saat PSBB Transisi )

Nabi SAW juga sudah memberi kabar gembira kepada Furai'ah dan seluruh yang hadir pada baiat Ridhwan bahwa mereka akan masuk surga. Ummu Mubassyir Al-Anshariyah meriwayatkan bahwa ia mendengar sabda Nabi SAW yang saat itu sedang berada di sisi Hafshah, "Dengan kehendak Allah, tidak akan masuk neraka siapa pun yang sudah melakukan baiat di bawah pohon."

Hafshah berkata, "Benarkah, wahai Rasulullah! Bukankah Allah berfirman, وَإِن مِّنكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَّقْضِيًّا

"Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan,"(QS Maryam : 71)

Rasulullah Bersabda," Allah Azza wa jalla berfirman,ثُمَّ نُنَجِّى ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوا۟ وَّنَذَرُ ٱلظَّٰلِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا "Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut," (QS Maryam 72)

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!