Sosok Hafsah binti Sirin : Selalu Simpan Kain Kafan untuk Mengingat Kematian

Kamis, 03 Oktober 2024 - 13:15 WIB
loading...
Sosok Hafsah binti Sirin...
Kisah keteladanan dari cerminan sosok yang selalu mengingat kematian, bisa diambil dari sosok sahabiyat (sahabat perempuan Rasulullah), yakni Hafshah binti Sirin. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah keteladanan dari cerminan sosok yang selalu mengingat kematian, bisa diambil dari sosok shahabiyat (sahabat perempuan Rasulullah), yakni Hafshah binti Sirin. Muslimah yang dikenal sebagai tabi’in ahli ibadah. Selain itu, kemampuannya untuk mendalami Al Qur’an serta peka akan permasalahan membuat Hafshah dinilai juga sebagai ahli fiqih dan sering kali dimintai pendapat.

Hafshah binti Sirin adalah putri dari pasangan Sirin dan Shafiyah yang menikah saat Islam sudah berkembang di Madinah. Hafshah pun lahir pada masa kekhalifahan Ustman bin Affan, tepatnya pada tahun 31 Hijriyah. Kelahiran Hafshah pun diikuti oleh saudara-saudaranya, Muhammad, Yahya, Karimah, dan Ummu Sulaim. Adik Hafshah, Muhammad bin Sirin, juga dikenal sebagai salah satu ahli fiqih dan ahli tafsir.

Semenjak kecil, Hafshah memang gemar menuntut ilmu . Dia berusaha menggali ilmu dari para shahabat dan shahabiyat, termasuk dari Anas bin Malik. Hafshah bahkan sudah mampu menghafal Al-Qur'an saat usia 12 tahun. Kemampuannya tersebut juga yang membawa Hafshah menjadi salah satu tabi’in perempuan yang dimuliakan pada masa itu.

Hafshah binti Sirin selalu mengisi hidupnya dengan ibadah, kehormatan , kemuliaan dan kebaikan. Ia berusaha sekuat mungkin menggunakan waktunya untuk beribadah. Seorang bernama Mahdi bin Maimun berkata, “Hafshah binti Sirin tinggal selama 30 tahun tidak keluar dari tempat salatnya kecuali untuk menemui seseorang atau untuk menunaikan suatu keperluan.”

Diriwiayatkan, bahwa Hafshah memiliki tempat khusus yakni sebuah musala di dekat rumahnya. Ia akan masuk ke musala itu untuk melaksanakan salat Zuhur dan tidak keluar lagi hingga ia mengerjakan salat Subuh esok harinya.

Biasanya seusai salat Subuh, Hafshah tidak akan langsung meninggalkan musala. Ia akan mengerjakan salat Dhuha baru kemudian keluar dan menyelesaikan urusannya. Ketika masuk waktu Zuhur, Hafshah akan kembali lagi ke musala itu. Menurut sebuah riwayat, hal tersebut hampir tak pernah ia tinggalkan selama 30 tahun.

Selalu Menyimpan Kain Kafan

Tak hanya salat, Hafshah juga merupakan sosok yang rutin berpuasa. Diriwayatkan bahwa dirinya berpuasa setahun penuh kecuali pada hari-hari yang diharamkan berpuasa. Hafshah juga selalu menghidupi malam-malamnya dengan membaca setidaknya setengah Al Qur’an.

Selain beribadah, Hafshah telah menyiapkan kain kafan untuknya. Kain tersebut akan dipakai saat dirinya menunaikan haji atau berihram. Hafshah juga akan memakai kain tersebut pada saat beribadah di 10 hari terakhir Ramadan.

Hal tersebut dilakukan salah satunya untuk mengingat kematian yang bisa datang kapan saja. Dengan mengingat kematian. Sehingga ia dapat dengan tulus mengharap ampunan dan ridha Allah.

Dikisahkan pula bahwa Hafshah pernah membeli seorang budak perempuan. Budak perempuan itu dimintai pendapat mengenai Hafshah. “Ia adalah wanita saleha, ia merasa memiliki dosa yang besar, maka di seluruh malamnya ia menangis dan salat,” begitu pengakuan budak tersebut.

Selain dikenal akan ahli ibadah, Hafshah juga merupakan sosok yang pintar dan sering kali dimintai pendapat mengenai sebuah permasalahan . Saudaranya, Muhammad bin Sirin pernah ditanyai mengenai suatu hal oleh muridnya, namun ia kesulitan dalam mengambil keputusan. Muhammad pun meminta muridnya untuk datang dan menanyai Hafshah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
2 Amalan Sebelum Tidur...
2 Amalan Sebelum Tidur agar Sehat Jasmani dan Rohani Berdasarkan Sunnah
Mengapa Dianjurkan Selalu...
Mengapa Dianjurkan Selalu Ingat Mati? Begini Penjelasannya Menurut Islam
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kisah Habibah Binti...
Kisah Habibah Binti Sahl : Muslimah Pertama di Zaman Nabi SAW yang Mengajukan Gugatan Cerai
Sosok Asy-Syifa binti...
Sosok Asy-Syifa binti Abdullah : Guru Pertama dalam Islam yang Memiliki Segudang Ilmu Luar Biasa
Mengenal Pasukan Muslimah...
Mengenal Pasukan Muslimah yang Ikut Berjuang di Medan Perang di Zaman Rasulullah SAW
Rekomendasi
Ilmuwan PBB Pastikan...
Ilmuwan PBB Pastikan Tak Ada Negara yang Aman dari Dampak Perubahan Iklim
Thailand Surganya Kehidupan...
Thailand Surganya Kehidupan Dinosaurus, Bagaimana dengan Indonesia?
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Artikel Terkini
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Alasan Ramalan Kiamat...
Alasan Ramalan Kiamat Para Ilmuwan Selalu Meleset
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved