Habib Geys Assegaf: Depresi karena Kurang Iman, Ini Obatnya

Senin, 12 Oktober 2020 - 20:38 WIB
2. Panjang angan lupa mati.

Kalimat dari para ulama: "orang yang suka menunda-nunda itu orang yang lemah."

3. Banyak mendengar musik yang tidak syar'i.

Walau musik menjadi khilaf di kalangan para ulama, hadis yang mengharamkan musik ada di hadits riwayat Al-Bukhari, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

"Sungguh akan ada sekelompok ummatku yang menghalalkan zina, sutra, khamr, dan alat-alat musik." (HR Al-Bukhari). Musik ini dijelaskan sebagai alat-alat yang bisa membuat kita lalai dari Allah.

4. Bersahabat dengan orang yang hatinya mati.

Orang ini dia ketika berbuat dosa biasa saja, dinasehati batinnya tidak bergeming, cinta dengan dunia, orang yang lupa mati dan panjang angan. Jika tidak mau depresi, maka tinggalkan sahabat yang seperti ini.

Jika cinta dunia membuat sakit hati, maka kita harus cinta akhirat dengan cara:

1. Mengingat nikmat-nikmat surga.

2. Jangan memperpanjang angan-angan, perbanyak ingat mati. Misalnya melakukan ziarah kubur.

3. Banyak mendengarkan bacaan Al-Qur'an dapat menghidupkan orang yang hatinya mati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!