Imam Sari As-Saqathi, 30 tahun Beristighfar karena Ucapan Alhamdulillah

Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:05 WIB
Imam Sari As-Saqathi memiliki perhatian luar biasa besar terhadap peringatan Maulid Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Suatu hari, beliau pernah menuturkan:

"Barang siapa mendatangi tempat yang dibacakan Maulid Nabi, maka ia telah mendatangi taman Surga. Sebab, tujuannya mendatangi majelis itu tak lain ialah untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم."

Sedangkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Barangsiapa mencintaiku, maka dia bersamaku di Surga ". (Abu Bakar Bin Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I'anathuth Thalibin Darul Fikr, juz 3, hal 255)

Imam Sari Saqathi al-Mughilis adalah sosok guru yang luar biasa bagi murid-muridnya. Beliau sangat peduli kesejahteraan sesama. Tidak pernah makan kecuali bersama fakir miskin. Tidak pernah meminta tetapi tidak pernah menolak jika diberi. Mudah bergaul dengan berbagai kalangan, dekat dengat rakyat dan disegani pejabat.

Begitu istimewanya beliau yang tak pernah memanfaatkan sedikitpun kedekatannya dengan pejabat untuk kepentingan duniawi. Sebut saja Ahmad Yazid, raja masa itu yang berubah akhlaknya menjadi raja yang mencintai kesalehan setelah mendengarkan khutbah Imam Sari as-Saqathi.

Imam Sari as-Saqathi pernah berpesan kepada Imam Junaid Al-Baghdadi , saat Al-Junaidi menanyakan jalan pintas agar masuk surga . Imam Sari kemudian menjelaskan cara pintas agar mudah masuk ke surga yaitu jangan meminta dan jangan mengharapkan sesuatu pun dari seseorang. Juga jangan menahan sesuatupun untuk diberikan kepada orang lain. (Baca Juga: Tamparan Keras Ulama Sufi Abu Yazid Al-Busthami kepada Muridnya )

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!