Tamasya ke Surga, Apa Saja Keindahannya? (2)

Rabu, 28 Oktober 2020 - 16:55 WIB
13. Tempat Tinggal di Surga

Para penghuni Surga akan menempati istana yang besar dan luas yang penuh dengan kenikmatan. Allah ﷻ berfirman;

وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيْمًا وَّمُلْكًا كَبِيْرًا.

”Apabila engkau melihat di (Surga) sana, niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.” (QS. Al-Insan : 20)

Para penghuni Surga telah mengetahui tempat tinggal mereka di Surga. Sehingga mereka tidak akan salah dalam memasukinya, meskipun tidak ada yang memberitahukan tempat tinggal tersebut kepada mereka. (Tafsirul Qur’anil ‘Azhim, 4/174) Allah Ta'ala berfirman;

وَيُدْخِلُهُمُ الْجَنَّةَ عَرَّفَهَا لَهُمْ.

”Memasukkan mereka ke dalam Surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.” (QS. Muhammad : 6)

(Baca juga : Publik Qatar Boikot Produk Prancis: 'Ini Senjata Terkuat Kami' )

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri رضي الله عنه ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda

فَوَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَأَحَدُهُمْ أَهْدَى بِمَنْزِلِهِ فِي الْجَّنَّةِ مِنْهُ بِمَنْزِلِهِ كَانَ فِي الدُّنْيَا.

“Demi yang jiwa Muhammad (a) berada di Tangan-Nya, sungguh salah seorang di antara mereka lebih mengetahui tempat tinggalnya di Surga (daripada) tempat tinggalnya dahulu (ketika) di dunia.” (HR. Bukhari Juz 5 : 6170)

14. Istri di Surga

Harumnya aroma perempuan penghuni Surga dapat mengharumkan dunia, dan kerudung mereka lebih baik daripada dunia dan seisinya. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas ia berkata, bahwa Rasulullah bersabda;

لَغُدْوَةٌ فِيْ سَبِيْلِ اللَّهِ أَوْ رَوْحَةٌ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا وَلَقَابُ قَوْسِ أَحَدِكُمْ أَوْ مَوْضِعُ قَدِّهِ –يَعْنِيْ سَوْطِهِ– مِنَ الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا وَلَوِ اطَّلَعَتِ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِلَى الْأَرْضِ لَمَلَأَتْ مَا بَيْنَهُمَا رِيْحًا وَلَطَانَ مَا بَيْنَهُمَا وَلَنَصِيْفُهَا عَلَى رَأْسِهَا خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا.

“Sungguh pagi hari atau sore hari di jalan Allah ﷻ lebih baik daripada dunia dan seisinya. Sesungguhnya tempat sebesar busur panah salah seorang di antara kalian atau tempat cemetinya di Surga lebih baik daripada dunia dan seisinya. Seandainya wanita penghuni Surga muncul di bumi niscaya aromanya benar-benar akan memenuhi di antara (Surga dengan bumi) dan sungguh akan mengharumkan semua yang ada di antara keduanya (tersebut). Sesungguhnya kerudung yang ada di kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Ahmad, Bukhari Juz 3 : 2643 dan Tirmidzi Juz 4 : 1651. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihul Jami’ : 5116)

(Baca juga : Kampanye Daring Kian Menurun, Bawaslu Ingatkan Risiko Covid-19 )

Tidak ada penghuni Surga yang lajang di Surga. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Nabi SAW bersabda;

إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ تَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ وَالَّتِيْ تَلِيْهَا عَلَى أَضْوَإِ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ زَوْجَتَانِ اثْنَتَانِ يُرَى مُخُّ سُوْقِهِمَا مِنْ وَرَاءِ اللَّحْمِ وَمَا فِي الْجَنَّةِ أَعْزَبُ.

“Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk Surga rupa (mereka) seperti bulan di malam purnama. Kemudian (rombongan) yang berikutnya seperti bintang yang bersinar terang di langit. Masing-masing dari mereka mendapatkan dua isteri yang sumsum tulang betisnya dapat terlihat dari balik dagingnya dan tidak ada yang lajang di Surga.” (HR. Muslim Juz 4 : 2834)

Di Surga terdapat kemah yang terbuat dari mutiara, di dalamnya terdapat isteri-isteri yang cantik jelita. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Bakar bin ‘Abdullah bin Qais, dari bapaknya رضي الله عنه, dari Nabi SAW bersabda;

إِنَّ لِلْمُؤْمِنِ فِي الْجَنَّةِ لَخَيْمَةٌ مِنْ لُؤْلُؤَةٍ وَاحِدَةٍ مُجَوَّفَةٍ طُوْلُهَا سِتُّوْنَ مِيْلًا لِلْمُؤْمِنِ فِيْهَا أَهْلُوْنَ يَطُوْفُ عَلَيْهِمُ الْمُؤْمِنُ فَلَا يَرَى بَعْضُهُمْ بَعْضًا.

“Sesungguhnya di Surga bagi orang-orang yang beriman terdapat sebuah kemah yang terbuat dari mutiara yang dilubangi, yang panjangnya enam puluh mil. Bagi orang-orang yang beriman di dalamnya terdapat isteri-isteri yang mereka gilir. Sebagian dari mereka tidak dapat melihat sebagian yang lainnya.” (HR. Muslim Juz 4 : 2838)

Bidadari Surga akan bersenandung memuji suami mereka. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu, bahwa Nabi SAW bersabda;

إِنَّ الْحُوْرَ فِي الْجَنَّةِ يُغَنِّيْنَ يَقُلْنَ نَحْنُ الْحُوْرُ الْحِسَانُ هُدِيْنَا لِأَزْوَاجِ كِرَامٍ.

“Sesungguhnya bidadari di Surga bersenandung mereka mengatakan, “Kami adalah bidadari yang cantik dihadiahkan untuk suami-suami yang mulia.” (HR. Ibnu Abid Dunya dan Thabrani. Hadis derajatnya adalah Shahih li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3750)

(Baca juga : Pemerintah Jamin Faktor Keamanan Vaksin sebagai Prioritas Nomor Satu )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!