Ketika Rasulullah Dipanggil dengan Suara Keras, Begini Respons Beliau
Rabu, 04 November 2020 - 17:18 WIB
Ustaz Saeful Huda juga menceritakan, pernah seorang lelaki datang ke rumah Nabi dan meminta izin masuk. "Bolehkah aku masuk?" kata orang itu.
Beliau lalu memanggil pembantunya seraya berkata, "Ajari orang itu tata krama minta izin masuk. Suruh katakan, "Assalamualaikum. Boleh masuk?"
Para sahabat pun memakai tata krama minta izin ini sampai-sampai Abu Musa al-Asy'ari mengeluarkan riwayat bahwa Nabi bersabda: "Minta izin cukup tiga kali. Jika diizinkan masuk, masuklah. Jika tidak, pulanglah!"
Salah satu adab yang ditunjukkan para sahabat saat mendatangi rumah Nabi adalah mengetuk pintu dengan jari, bukan dengan kuku sebagaimana tradisi mereka sebelumnya.
Satu hal yang menakjubkan bagaimana Nabi mengajarkan permintaan izin dapat kita lihat sepulang beliau dari salah satu peperangan. Begitu rombongan mendekati batas Kota Madinah, Nabi memerintahkan segenap pasukan berhenti sejenak. Lalu diutuslah seseorang menemui istri-istri beliau untuk menyampaikan kabar kedatangan dengan maksud agar mereka benar-benar siap memberikan penyambutan.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika kamu lama meninggalkan rumah jangan sampai pulang malam. Namun bila terpaksa, hendaknya kita tidak langsung masuk sebelum istri bersolek dan menyisir rambutnya yang kusut."
Jika Nabi masuk ke keluarganya beliau mengucap salam. Wajahnya berseri dan senantiasa tersenyum. Beliau menekankan pentingnya hal tersebut. Beliau bersabda: "Jika kamu masuk ke keluargamu, ucapkan salam niscaya kamu dan seluruh keluargamu akan diberkahi."
Demikian sekelumit kisah bagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan adab dan akhlak kepada para sahabat. Semoga kita dapat meneladaninya. (Baca Juga: Syaikh Ali Jaber: Hikmah Dibalik Prancis Insya Allah Jutaan Orang Akan Bersyahadat )
Wallahu A'lam
Ponpes Sultan Fatah Semarang
Beliau lalu memanggil pembantunya seraya berkata, "Ajari orang itu tata krama minta izin masuk. Suruh katakan, "Assalamualaikum. Boleh masuk?"
Para sahabat pun memakai tata krama minta izin ini sampai-sampai Abu Musa al-Asy'ari mengeluarkan riwayat bahwa Nabi bersabda: "Minta izin cukup tiga kali. Jika diizinkan masuk, masuklah. Jika tidak, pulanglah!"
Salah satu adab yang ditunjukkan para sahabat saat mendatangi rumah Nabi adalah mengetuk pintu dengan jari, bukan dengan kuku sebagaimana tradisi mereka sebelumnya.
Satu hal yang menakjubkan bagaimana Nabi mengajarkan permintaan izin dapat kita lihat sepulang beliau dari salah satu peperangan. Begitu rombongan mendekati batas Kota Madinah, Nabi memerintahkan segenap pasukan berhenti sejenak. Lalu diutuslah seseorang menemui istri-istri beliau untuk menyampaikan kabar kedatangan dengan maksud agar mereka benar-benar siap memberikan penyambutan.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika kamu lama meninggalkan rumah jangan sampai pulang malam. Namun bila terpaksa, hendaknya kita tidak langsung masuk sebelum istri bersolek dan menyisir rambutnya yang kusut."
Jika Nabi masuk ke keluarganya beliau mengucap salam. Wajahnya berseri dan senantiasa tersenyum. Beliau menekankan pentingnya hal tersebut. Beliau bersabda: "Jika kamu masuk ke keluargamu, ucapkan salam niscaya kamu dan seluruh keluargamu akan diberkahi."
Demikian sekelumit kisah bagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan adab dan akhlak kepada para sahabat. Semoga kita dapat meneladaninya. (Baca Juga: Syaikh Ali Jaber: Hikmah Dibalik Prancis Insya Allah Jutaan Orang Akan Bersyahadat )
Wallahu A'lam
Ponpes Sultan Fatah Semarang
(rhs)
Lihat Juga :