Beginilah Perlakuan Ulama Terdahulu kepada Dzurriyah Nabi

Kamis, 19 November 2020 - 11:11 WIB
(Baca Juga: Cara Bershalawat Agar Cepat Sampai ke Hadirat Rasulullah )

Sekelas Imam Syafi'i saja ketika meriwayatkan tentang redaksi hadits berkenaan dengan ahli bait , beliau mengucapkan dengan penuh takzim. Imam Syafi'i meriwayatkan hadis:

لَوْ سَرِقَتْ فُلاَنَةُ بِنْتِ فُلاَنٍ لَقَطَعْتُ يَدَهَا

"Sekiranya "Fulanah putri Fulan" mencuri, niscaya aku sendiri yang akan memotong tangannya."

Orang-orang lantas bertanya keheranan: "Wahai Imam, mengapa Anda meriwayatkan hadits semacam itu, bukankah redaksi haditsnya yang benar seperti ini?"

لَوْ سَرِقَتْ فَاطِمَةُ بِنْتِ مُحَمَّدٍ لَقَطَعْتُ يَدَهَا

"Sekiranya "Fathimah binti Muhammad" mencuri, niscaya aku sendiri yang akan memotong tangannya."

Imam Syafi'i menjawab: Benar, hanya seperti itu redaksi hadisnya. Lantas mereka bertanya lagi: "Mengapa Anda meriwayatkan hadits Fulanah yang mencuri, tidak menyebutkan nama Fathimah.

Imam Syafi'i dengan tegas menjawab:

1. Tidak mungkin Fathimah mencuri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!