Aa Gym: 3 Syarat Supaya Menjadi Ahli Syukur dan Ikhlas
Jum'at, 27 November 2020 - 23:13 WIB
Allah berfirman: "Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada Nya-lah kamu meminta pertolongan." (QS. An Nahl [16]: 53).Allah Ta'ala adalah sumber rezeki. Sedangkan jalannya bisa dari banyak jalan, bisa dari teman, orang tua, kerabat, bahkan dari mana saja yang tak disangka-sangka.
2. Selalu memuji Allah dalam setiap keadaan.
Saat sehat Alhamdulillah. Saat sakit Alhamdulillah. Kenapa? Karena apa yang menjadi ketentuan Allah itu tidak ada yang jelek. Pada penilaian manusia, sehat rasanya lebih baik dari sakit. Padahal jika kita tafakuri lagi, di balik sakit ada pengguguran dosa, di balik sakit ada pahala yang melimpah, di balik sakit ada doa mustajab yang boleh jadi tidak kita dapatkan ketika sehat.Demikian juga saat untung, Alhamdulilah. Saat rugi juga Alhamdulillah. Mengapa? Karena boleh jadi Allah uji kita dengan kerugian supaya kita tidak terbuai dan bergantung pada materi, supaya kita tetap berpegang kepada Allah Ar-Razzaq.
3. Punya kebiasan berterima kasih kepada sesama manusia.
Orang yang pandai bersyukur kepada Allah adalah orang yang pandai berterima kasih kepada sesamanya yang menjadi jalan bagi datangnya karunia Allah Ta'ala. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidak disebut bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia." (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).Berterima kasihlah kepada orang tua yang sekian lama merawat dan mendidik kita. Berterima kasihlah kepada guru yang telah mengajarkan kita ilmu. Berterima kasihlah kepada siapa saja yang telah menjadi jalan kebaikan bagi kita sekecil apa pun. Tidak lupa, balaslah kebaikan mereka dengan hal yang setimpal atau lebih baik.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan sebuah doa supaya kita menjadi hamba yang ahli zikir dan syukur. Doa tersebut berbunyi, "Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika, wa husni 'ibadatik. (Ya Allah, bimbinglah aku untuk mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu, serta agar bisa beribadah dengan baik kepada Mu)." (HR An Nasa'i dan Ahmad)
Semoga kita termasuk orang orang yang pandai bersyukur sehingga memperoleh derajat mulia di sisi Allah Ta'ala. Aamiin. (Baca Juga: Mengapa Hidup yang Dijalani Terasa Berat? Ini Kata Aa Gym )
Sumber:
Buku 4 Ilmu Meraih Derajat Mulia di Sisi Allah
2. Selalu memuji Allah dalam setiap keadaan.
Saat sehat Alhamdulillah. Saat sakit Alhamdulillah. Kenapa? Karena apa yang menjadi ketentuan Allah itu tidak ada yang jelek. Pada penilaian manusia, sehat rasanya lebih baik dari sakit. Padahal jika kita tafakuri lagi, di balik sakit ada pengguguran dosa, di balik sakit ada pahala yang melimpah, di balik sakit ada doa mustajab yang boleh jadi tidak kita dapatkan ketika sehat.Demikian juga saat untung, Alhamdulilah. Saat rugi juga Alhamdulillah. Mengapa? Karena boleh jadi Allah uji kita dengan kerugian supaya kita tidak terbuai dan bergantung pada materi, supaya kita tetap berpegang kepada Allah Ar-Razzaq.
3. Punya kebiasan berterima kasih kepada sesama manusia.
Orang yang pandai bersyukur kepada Allah adalah orang yang pandai berterima kasih kepada sesamanya yang menjadi jalan bagi datangnya karunia Allah Ta'ala. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidak disebut bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia." (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).Berterima kasihlah kepada orang tua yang sekian lama merawat dan mendidik kita. Berterima kasihlah kepada guru yang telah mengajarkan kita ilmu. Berterima kasihlah kepada siapa saja yang telah menjadi jalan kebaikan bagi kita sekecil apa pun. Tidak lupa, balaslah kebaikan mereka dengan hal yang setimpal atau lebih baik.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan sebuah doa supaya kita menjadi hamba yang ahli zikir dan syukur. Doa tersebut berbunyi, "Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika, wa husni 'ibadatik. (Ya Allah, bimbinglah aku untuk mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu, serta agar bisa beribadah dengan baik kepada Mu)." (HR An Nasa'i dan Ahmad)
Semoga kita termasuk orang orang yang pandai bersyukur sehingga memperoleh derajat mulia di sisi Allah Ta'ala. Aamiin. (Baca Juga: Mengapa Hidup yang Dijalani Terasa Berat? Ini Kata Aa Gym )
Sumber:
Buku 4 Ilmu Meraih Derajat Mulia di Sisi Allah
(rhs)
Lihat Juga :