Ucapan Para Khalifah dan Orang Saleh Jelang Ajalnya (7/Tamat)

Rabu, 16 Desember 2020 - 21:13 WIB
Ucapan orang-orang saleh jelang ajalnya dapat kita jadikan iktibar karena mengandung hikmah berharga. Foto/Ist
Ketika maut hendak menjemput Yusuf bin Asbath, Hudzaifah ada di sisinya. Hudzaifah mendapatinya sedang gelisah, lalu ia bertanya, "Wahai Abu Muhammad, inikah saatnya gelisah dan takut?"

Ia menjawab, "Wahai Abu Abdullah, bagaimana mungkin aku tidak merasa gelisah. Aku tidak tahu apakah aku benar-benar beriman kepada Allah dalam setiap amal perbuatanku."

Hudzaifah berkata, "Sungguh mengagumkan orang saleh yang satu ini. Saat hendak wafat , ia masih sempat bersumpah bahwa ia tidak tahu apakah ia benar-benar sudah patuh kepada Allah dalam setiap amalnya."

[Baca Juga: Simak Ucapan Para Khalifah dan Orang Saleh Jelang Ajalnya (Bagian 4)]



Al-Maghazili menceritakan, "Pada suatu hari aku menjenguk seorang guru yang sedang sakit. Ia berkata, 'Jika kamu bisa melakukan apa yang aku inginkan, tolong bersikap lembutlah kepadaku."

Seorang guru datang menjenguk Mimsyad ad-Dainuri saat menjelang kematiannya . Ia berdoa, "Allah telah bertindak dan berbuat." Mimsyad tersenyum dan berkata: "Selama tiga puluh tahun surga dan isinya telah ditawarkan kepadaku. Namun meliriknya saja aku tidak."

Menjelang ajal, Ruwaim dituntun mengucapkan kalimat 'La ilaha illallah'. Tetapi ia malah menjawab, "Aku memang tidak bisa mengucapkan yang selain itu dengan baik."

Ketika Sufyan ats-Tsauri mendekati ajal , ia diminta mengucapkan kalimat "La ilaha illallah". Dan ia malah bertanya, "Apakah tidak ada permintaan yang lain?"

Al-Muzani mengunjungi Asy-Syafi'i pada saat sakitnya yang terakhir, dan bertanya, "Bagaimana keadaanmu pagi ini?" Asy-Syafi’i menjawab: "Pagi ini aku akan pergi meninggalkan dunia, berpisah dengan saudara-saudaraku, berhadapan dengan amal-amal burukku, mereguk cangkir kematian, dan menuju Allah. Tetapi aku tidak tahu, apakah ruh-ku akan pergi ke surga sehingga aku layak diucapi selamat datang, atau ke neraka sehingga aku layak berkabung."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!