Canda Ala Sufi: Malam Bulan Purnama, Burung Gagak, dan Kepala Botak
Minggu, 20 Desember 2020 - 06:05 WIB
Nashruddin beserta istrinya pergi ke danau untuk mencuci pakaian. Setelah keduanya sampai dan meletakkan pakaian, tiba-tiba datang seekor gagak yang hinggap di atas pakaian itu lalu membawa terbang sabun miliknya.
Baca juga: Ingat Almarhumah Ibumu dan Karena Rindu, Lupa Pakaianku
Melihat itu, istri Nashruddin berteriak dan berkata, "Lihat! Gagak itu telah mencuri sabun kita."
Nashruddin menjawab dengan tenang, "Mengapa mesti bingung... Bukankah baju sang gagak jauh lebih kotor ketimbang pakaian kita? Tentu dia lebih membutuhkan sabun."
Setengah Kepala
Suatu hari, Nashruddin pergi ke sebuah pemangkas rambut untuk mencukur rambutnya. Setelah selesai, dia memberikan kepadanya uang satu dirham. Setelah satu minggu, Nashruddin datang kembali ke tempat itu guna mencukur rambut untuk yang kedua kalinya. Setelah selesai, seperti biasa, pemangkas rambut itu berdiri di depan Nashruddin untuk meminta ongkosnya.
Baca juga: Canda Ala Sufi: Menjatuhkan Hukuman dengan Pengalaman
Nashruddin berkata kepadanya, "Wahai sahabat, engkau kan tahu bahwa kepalaku ini botak, sehingga kepala ini sama dengan setengah kepala. Bukankah engkau telah memangkas rambutku ini dua kali? Ongkosnya yang satu dirham itu!"
Baca juga: Ingat Almarhumah Ibumu dan Karena Rindu, Lupa Pakaianku
Melihat itu, istri Nashruddin berteriak dan berkata, "Lihat! Gagak itu telah mencuri sabun kita."
Nashruddin menjawab dengan tenang, "Mengapa mesti bingung... Bukankah baju sang gagak jauh lebih kotor ketimbang pakaian kita? Tentu dia lebih membutuhkan sabun."
Setengah Kepala
Suatu hari, Nashruddin pergi ke sebuah pemangkas rambut untuk mencukur rambutnya. Setelah selesai, dia memberikan kepadanya uang satu dirham. Setelah satu minggu, Nashruddin datang kembali ke tempat itu guna mencukur rambut untuk yang kedua kalinya. Setelah selesai, seperti biasa, pemangkas rambut itu berdiri di depan Nashruddin untuk meminta ongkosnya.
Baca juga: Canda Ala Sufi: Menjatuhkan Hukuman dengan Pengalaman
Nashruddin berkata kepadanya, "Wahai sahabat, engkau kan tahu bahwa kepalaku ini botak, sehingga kepala ini sama dengan setengah kepala. Bukankah engkau telah memangkas rambutku ini dua kali? Ongkosnya yang satu dirham itu!"
(mhy)
Lihat Juga :