Isa Al-Masih: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu
Jum'at, 25 Desember 2020 - 18:01 WIB
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۚ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ ۖ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنْتَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
"Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu". Dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (Surat Al-Ma'idah Ayat 117)
Pakar Fiqih dan Tafsir Suriah Syaikh Prof Dr Wahbah az-Zuhaili dikutip dari tafsirweb menjelaskan makna ayat di atas. Allah ingin menjelaskan keadaan hamba-hamba-Nya pada Hari Kiamat, siapa yang lulus dan siapa yang celaka, siapa yang berbahagia dan siapa yang sengsara. "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka."
Orang-orang yang benar adalah orang-orang yang lurus dan petunjuk yang benar. Pada Hari Kiamat mereka mendapatkan buah kebenaran ini jika Allah mendudukkan mereka di kursi kejujuran di sisi Maharaja Yang Maha Berkuasa. Oleh karena itu Allah berfirman, "Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar."
Sementara itu orang-orang yang dusta adalah sebaliknya, mereka akan memikul mudarat kedustaan, kebohongan, dan buah amal mereka yang rusak. "Kepunyaan Allah-lah langit dan bumi." Karena Dia-lah Penciptanya, yang mengatur dengan hukum takdirNya, hukum syar'i-Nya, dan hukum pembalasan-Nya. Oleh karena itu Dia berfirman, "Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." Tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan-Nya, justru segala sesuatu tunduk kepada kehendak-Nya dan patuh kepada perintah-Nya.
Mudah-mudahan dengan penjelasan Al-Qur'an ini, tauhid kita semakin mantap mengesakan Allah 'Azza wa Jalla sebagai satu-satunya Tuhan dan Dzat yang layak disembah. Allah berfirman dalam Surah Al-Ikhlas (memurnikan keesaan Allah): "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa". Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." (QS.Al-Ikhlas 1-4)
[Baca Juga: Kisah Nabi Isa dan Enam Mukjizatnya (2)]
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :