Raden Paku: Sunan Giri Berjuluk Sultan Abdul Fakih Pemimpin Kaum Putihan

Kamis, 14 Januari 2021 - 11:07 WIB
Ilustrasi/Ist
Hanya dalam tempo tiga tahun Sunan Giri berhasil mengelola pesantrennya hingga namanya terkenal ke seluruh Nusantara.

Menurut Dr. H.J. De Graaf, sesudah pulang dari pengembaraannya atau berguru ke Negeri Pasai, ia memperkenalkan diri kepada dunia, kemudian berkedudukan di atas bukit di Gresik , dan ia menjadi orang pertama yang paling terkenal dari Sunan-sunan Giri yang ada.

Baca juga: Raden Paku, Sehari Menikah Dua Kali, Salah Satu Istrinya Putri Sunan Ampel

Di atas gunung tersebut seharusnya ada istana karena di kalangan rakyat dibicarakan adanya Giri Kedaton (Kerajaan Giri).

Murid-murid Sunan Giri berdatangan dari segala penjuru, seperti Maluku, Madura, Lombok, Makasar, Hitu dan Ternate.

Demikian menurut De Graaf. Sedangkan Babat Tanah Jawa memaparkan murid-murid Sunan Giri itu justru bertebaran hampir di seluruh penjuru benua besar, seperti Eropa (Rum), Arab, Mesir , Cina dan lain-lain.

Semua itu adalah pengembara kebesaran nama Sunan Giri sebagai ulama besar yang sangat dihormati orang pada zamannya.

Buku " Kisah dan ajaran Wali Sanga " karya H. Lawrens Rasyidi memaparkan di samping pesantrennya yang besar ia juga membangun masjid sebagai pusat ibadah dan pembentukan iman ummatnya.

Baca juga: Ketika Nyai Ageng Pinatih Menyadari Siapa Sejatinya Raden Paku

Untuk para santri yang datang dari jauh beliau juga membangun asrama yang luas. Di sekitar bukit tersebut sebenarnya dahulu jarang dihuni oleh penduduk dikarenakan sulitnya mendapatkan air. Tetapi dengan adanya Sunan Giri masalah air itu dapat diatasi.

Cara Sunan Giri membuat sumur atau sumber air itu sangat aneh dan gaib, hanya beliau seorang yang mampu melakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!