Wafatnya Ulama dan Banyaknya Musibah Salah Satu Tanda Kiamat

Kamis, 14 Januari 2021 - 16:09 WIB
"Satu orang pejabat meninggal dunia, selang beberapa hari sudah ada penggantinya. Tapi, satu orang ulama wafat, beberapa puluh tahun belum tentu ada penggantinya," kata Ustaz Miftah yang juga pakar ilmu linguistik Arab itu.

Baca Juga: Akhir Zaman Banyak Penceramah dan Ahli Baca Qur'an, Tapi Sedikit Fuqaha

Al-Qur'an juga menegaskan bahwa: "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al-Mujadilah Ayat 11)

Selain wafatnya ulama, banyaknya peristiwa gempa bumi, musibah, dan bencana alam termasuk tanda-tanda Kiamat. Saat ini kita dapat saksikan sendiri banyaknya bencana terjadi seperti gempa, banjir, tanah longsor, gunung meletus, bahkan kekeringan. Hal ini sebagaimana ditegaskan Rasulullah dalam satu hadisnya: "Tidak akan tiba hari kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi". (HR Al-Bukhari)

Ustaz Miftah mengatakan, banyaknya musibah banjir dan bahkan daerah yang tidak pernah terkena banjir pun mengalami banjir. Apa sebabnya? Sebabnya adalah karena majelis taklim, majelis zikir dan shalawat banyak yang tutup.

Hendaknya apa yang kita lihat hari ini dapat kita jadikan iktibar bahwa apa yang disampaikan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم sejak 14 abad lalu benar-benar terjadi-saat ini-. Karena itu, sebelumnya datangnya kematian mari kita kuatkan akidah, perbanyak amal saleh dan tingkatkan keimanan.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber, Ahli Qur'an yang Pernah Jadi Guru Tahfizh di Masjid Nabawi



Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!