Allah Akan Tahan Bencana Bila Manusia Banyak Bertaubat

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:59 WIB
Kita kembali kepada Allah, memohon ampun kepada Allah akan dosa-dosa kita. Dan senantiasa kita istighfar kepadaNya. Foto ilustrasi/ist
Saat ini, berbagai macam bencana dan musibah menimpa negeri ini. Kita melihat adanya banjir bandang, demikian pula gunung merapi yang meletus, gempa yang mengguncang. Bagaimana seorang muslim menyikapi berbagai peristiwa ini?

Dalama ceramahnya, pimpinan kanal dakwah Islam Jaringan Rodja,Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, mengemukakan, selain sebagai sebuah peringatan dari Allah, bencana juga terjadi akibat perbuatan-perbuatan manusia. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta'ala:

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ

“Tidak ada satupun musibah yang menimpa kalian kecuali karena akibat tangan-tangan kalian (akibat dosa-dosa kalian kata para ulama), namun Allah masih memaafkan banyak lagi yang lainnya.” (QS. Asy-Syura: 30)

Baca juga: Membaca Al-Qur'an Menenangkan Hati

Allah juga berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ…

“Telah tampak kerusakan di daratan dan di lautan disebabkan oleh perbuatan-perbuatan manusia.” (QS. Ar-Rum : 41)

Kata Ibnu Abbas artinya dengan maksiat-maksiat mereka.

Sebagai muslim kita meyakini, tidak mungkin terjadi gempa kecuali dengan perintah Allah, tidak mungkin terjadi tsunami kecuali dengan izin Allah, tidak mungkin terjadi meletusnya gunung berapi kecuali dengan perintah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka semua adalah hamba-hamba Allah yang tunduk kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Sesungguhnya semua itu terjadi dengan perintah Allah akibat dosa-dosa manusia , bukan hanya sebatas karena cuaca, bukan hanya sebatas karena ini dan itu daripada fenomena alam.

Baca juga: Jalan Menjadi Muslimah Kaffah : Ikhlas Beramal Hanya Karena Allah

Sungguh mereka-mereka yang kurang beriman kepada Allah selalu menisbatkan itu kepada fenomena alam. Sementara kita kaum muslimin meyakini bahwasanya itu adalah akibat dosa-dosa manusia. Karena itu yang Allah firmankan dalam Al-Qur’anul Karim. Sebab kalaulah suatu negeri itu penduduknya beriman dan bertakwa, pasti Allah akan bukakan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Karena itulah janji Allah. Allah Ta’ala berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Kalaulah penduduk negeri itu beriman dan bertakwa kepada Allah, Kami pasti bukakan keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan-perbuatan mereka.” (QS. Al-A’raf: 96)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!