Canda Ala Sufi: Ketika Ajal Nashruddin Telah Tiba
Jum'at, 05 Februari 2021 - 19:03 WIB
Ternyata benar, begitu teman Nashruddin lewat di hadapan mereka, mereka menghentikannya dan berkata padanya, "Hai, Nashruddin telah meninggal, kamu harus melihat jenazahnya dan turut menguburnya."
Baca juga: Diberi Tahu Istrinya Gemar Ngelayap, Ini Jawaban Nashruddin
Dia menjawab, "Aku ada pekerjaan penting, biarkan aku pergi dulu."
Namun mereka tetap tidak mengizinkannya. Ketika mereka berdebat, dari tempat untuk memandikan jenazah, Nashruddin mengangkat kepalanya lalu berkata, "Tak ada perlunya berdebat, kamu harus patuh pada mereka. Aku juga memiliki urusan dan harus cepat-cepat, tapi apa daya ajal telah tiba... Orang-orang sudah berkumpul, karenanya tidak ada jalan lain kecuali pergi ke kuburan."
===
Dinukil dari Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.
Baca juga: Diberi Tahu Istrinya Gemar Ngelayap, Ini Jawaban Nashruddin
Dia menjawab, "Aku ada pekerjaan penting, biarkan aku pergi dulu."
Namun mereka tetap tidak mengizinkannya. Ketika mereka berdebat, dari tempat untuk memandikan jenazah, Nashruddin mengangkat kepalanya lalu berkata, "Tak ada perlunya berdebat, kamu harus patuh pada mereka. Aku juga memiliki urusan dan harus cepat-cepat, tapi apa daya ajal telah tiba... Orang-orang sudah berkumpul, karenanya tidak ada jalan lain kecuali pergi ke kuburan."
===
Dinukil dari Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.
(mhy)
Lihat Juga :