Menambal Amal yang Cacat

Kamis, 11 Februari 2021 - 06:42 WIB
Meminta ampunan pada Allah. Istighfar adalah penutup setiap amalan shalih. Salat lima waktu, haji, salat malam, dan pertemuan dalam majelis biasa ditutup dengan amalan zikir istighfar ini.

Baca juga: Bertemu Menlu Palestina, Menlu Retno Berharap 2021 Jadi Tahun Perdamaian

Al Hasan Al Bashri berkata, "Perbanyaklah istighfar karena kalian tidaklah tahu kapan waktu turunnya rahmat." Lukman pun pernah berkata pada anaknya, "Wahai anakku, basahilah lisanmu dengan bacaan istighfar (permohonan ampun pada Allah) karena Allah telah memilih beberapa waktu yang doa orang yang meminta tidak tertolak saat itu".(Dikutip dari kitab Lathaif Al-Maarif, karya Ibnu Rajab)

4. Memperbanyak membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an akan menjadi pembela bagi pembacanya di akhirat. Rasulullah bersabda, "Pada hari kiamat didatangkan Al-Qur'an dan ahlinya, yaitu orang-orang yang mengamalkannya di dunia. Surat Albaqarah dan Ali Imron pun maju mendampingi dan membelanya," (HR Muslim).

5. Silaturahmi

Orang yang gemar silaturahim akan selalu berhubungan dengan Allah SWT. Dari Aisyah radhiyallahu'anha berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: "Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya" (HR Bukhari dan Muslim.)

Baca juga: Hujan Deras, Batu Besar di Tebing Prambanan Longsor Timpa Rumah

Silaturahim juga dapat menjadi salah satu sebab penting masuk surga dan dijauhkan dari api neraka. Dari Abu Ayub Al Anshari, beliau berkata, seorang berkata, ”Wahai Rasulullah, beritahulah saya satu amalan yang dapat memasukkan saya ke dalam syurga.” Beliau menjawab, “Menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya, menegakkan salat, menunaikan zakat dan bersilaturahim.”” (Diriwayatkan oleh Jama’ah).

Meski terkesan sepele, silaturahim adalah ketaatan dan amalan yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT, serta tanda takutnya seorang hamba kepada Allah. “Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS: Arra’d, 21).

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!