Asal-usul Orang Arab dan Suku-sukunya
Senin, 22 Februari 2021 - 17:27 WIB
Jazirah Arab dibatasi Laut Merah dan gurun Sinai di sebelah barat, di sebelah timur dibatasi teluk Arab dan sebagian besar negara Iraq bagian selatan. Foto/Ist
Menurut bahasa, Arab artinya padang pasir, tanah gundul dan gersang yang tiada air dan tanamannya. Sebutan dengan istilah ini sudah diberikan sejak dahulu kala kepada jazirah Arab, sebagaimana sebutan yang diberikan kepada suatu kaum yang disesuaikan dengan daerah tertentu, lalu mereka menjadikannya sebagai tempat tinggal.
Jazirah Arab dibatasi Laut Merah dan gurun Sinai di sebelah barat, di sebelah timur dibatasi teluk Arab dan sebagian besar negara Iraq bagian selatan. Di sebelah selatan dibatasi laut Arab yang bersambung dengan lautan India dan di sebelah utara dibatasi negeri Syam dan sebagian kecil dari negara Iraq. Luasnya membentang antara satu juta mil kali satu juta tiga ratus ribu mil.
Baca Juga: Beginilah Gambaran Bangsa Arab Sebelum Datangnya Islam
Jazirah Arab memiliki peranan yang sangat besar karena letak geografisnya. Dilihat dari kondisi internalnya, Jazirah Arab hanya dikelilingi gurun dan pasir di segala sudutnya. Karena kondisi seperti inilah yang membuat jazirah Arab seperti benteng pertahanan yang kokoh, yang tidak memperkenankan bangsa asing untuk menjajah, mencaplok dan menguasai Bangsa Arab. Oleh karena itu penduduk jazirah Arab hidup merdeka dan bebas dalam segala urusan semenjak zaman dahulu.
Dalam Sirah Nabawiyah yang ditulis Syekh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury menyebutkan silsilah keturunan dan cikal-bakalnya, kaum Arab dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1. Arab Ba-idah
Yaitu kaum-kaum Arab terdahulu yang sudah punah dan tidak mungkin sejarahnya bisa dilacak secara rinci dan komplit, seperti 'Ad, Tsamud, Thasm, Judais, 'Imlaq dan lain-lainnya.
2. Arab 'AAribah
Yaitu kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Ya'rib bin Yasyjub bin Qahthan, atau disebut pula Arab Qahthaniyah.
3. Arab Musta'ribah
Jazirah Arab dibatasi Laut Merah dan gurun Sinai di sebelah barat, di sebelah timur dibatasi teluk Arab dan sebagian besar negara Iraq bagian selatan. Di sebelah selatan dibatasi laut Arab yang bersambung dengan lautan India dan di sebelah utara dibatasi negeri Syam dan sebagian kecil dari negara Iraq. Luasnya membentang antara satu juta mil kali satu juta tiga ratus ribu mil.
Baca Juga: Beginilah Gambaran Bangsa Arab Sebelum Datangnya Islam
Jazirah Arab memiliki peranan yang sangat besar karena letak geografisnya. Dilihat dari kondisi internalnya, Jazirah Arab hanya dikelilingi gurun dan pasir di segala sudutnya. Karena kondisi seperti inilah yang membuat jazirah Arab seperti benteng pertahanan yang kokoh, yang tidak memperkenankan bangsa asing untuk menjajah, mencaplok dan menguasai Bangsa Arab. Oleh karena itu penduduk jazirah Arab hidup merdeka dan bebas dalam segala urusan semenjak zaman dahulu.
Dalam Sirah Nabawiyah yang ditulis Syekh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury menyebutkan silsilah keturunan dan cikal-bakalnya, kaum Arab dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1. Arab Ba-idah
Yaitu kaum-kaum Arab terdahulu yang sudah punah dan tidak mungkin sejarahnya bisa dilacak secara rinci dan komplit, seperti 'Ad, Tsamud, Thasm, Judais, 'Imlaq dan lain-lainnya.
2. Arab 'AAribah
Yaitu kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Ya'rib bin Yasyjub bin Qahthan, atau disebut pula Arab Qahthaniyah.
3. Arab Musta'ribah
Lihat Juga :