Rahasia Umur 40 Tahun yang Jarang Diketahui Orang
Rabu, 24 Februari 2021 - 13:33 WIB
Maka barangsiapa yang waktunya adalah semata-mata hanya untuk Allah dan karena Allah, maka itulah kehidupan dan usianya (yang sebenarnya). Adapun selain itu, maka sejatinya tidaklah dianggap sebagai bagian dari hidupnya. Sekalipun ia hidup seperti ini, maka hidupnya bagaikan hewan ternak
Apabila ia menghabiskan waktunya di dalam kelalaian, kesia-siaan dan angan-angan kosong, dan ia lebih baik menghabiskan waktunya untuk tidur dan hal-hal tak berguna, maka sesungguhnya kematian adalah lebih baik daripada kehidupannya.
Baca Juga: Rahasia Keberkahan Usia Para Ulama
Rahasia Umur 40 Tahun
Apabila itu berlaku menjelang usia 40 tahun, maka Allah memberikan janji-Nya dalam Al-Qur'an yaitu kematangan. Umur 40 tahun adalah usia matang untuk bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak heran tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini.
Mengapa umur 40 tahun begitu penting? Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) periode, yaitu:
1. Anak-Anak (Aulad): sejak lahir hingga akil baligh
2. Pemuda (Syabab) : sejak akil baligh hingga 40 tahun
3. Dewasa (Kuhul): 40 tahun hingga 60 tahun
4. Tua (Syuyukh): 60 tahun ke atas.
Apabila ia menghabiskan waktunya di dalam kelalaian, kesia-siaan dan angan-angan kosong, dan ia lebih baik menghabiskan waktunya untuk tidur dan hal-hal tak berguna, maka sesungguhnya kematian adalah lebih baik daripada kehidupannya.
Baca Juga: Rahasia Keberkahan Usia Para Ulama
Rahasia Umur 40 Tahun
Apabila itu berlaku menjelang usia 40 tahun, maka Allah memberikan janji-Nya dalam Al-Qur'an yaitu kematangan. Umur 40 tahun adalah usia matang untuk bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak heran tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini.
Mengapa umur 40 tahun begitu penting? Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) periode, yaitu:
1. Anak-Anak (Aulad): sejak lahir hingga akil baligh
2. Pemuda (Syabab) : sejak akil baligh hingga 40 tahun
3. Dewasa (Kuhul): 40 tahun hingga 60 tahun
4. Tua (Syuyukh): 60 tahun ke atas.
Lihat Juga :