Kiamat Sudah Dekat (3): Sungai Eufrat Mengering dan Gunung Emas Itu Nyata

Rabu, 17 Maret 2021 - 05:00 WIB
Ditemukannya gunung emas di Kongo, Afrika, membuktikan bahwa menganggap gunung emas sebagai minyak bumi adalah keliru. Pendapat demikian sepertinya menganggap gunung emas bukan sebagai sesuatu yang nyata ada. Kabar dari Nabi tentang gunung emas di Sungai Eufrat seakan mustahil.

Hadis Nabi itu tegas menyebutkan “gunung emas”, adapun minyak bumi secara hakikatnya bukanlah emas. Karena emas adalah barang tambang yang sudah dikenal pada zaman Nabi, berbeda dengan minyak bumi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa air sungai Eufrat akan mengering, lalu tampaklah (muncullah) gunung emas tersebut, sehingga bisa dilihat oleh manusia. Adapun minyak bumi, harus diambil dari dalam bumi dengan alat-alat tambang di kedalaman yang sangat jauh.

Baca juga: Syaikh Nawawi: Kiamat Akan Terjadi pada Waktu Fajar di Hari Jumat

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengkhususkan sungai Eufrat saja, tanpa menyebutkan sungai atau lautan yang lain. Sedangkan minyak bumi, sebagaimana yang kita ketahui, bisa ditambang dari laut atau dari dalam bumi, di tempat-tempat penambangan yang sangat banyak.

Selanjutnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa manusia akan saling bunuh untuk memperebutkan simpanan ini. Kenyataannya, hal ini tidaklah terjadi ketika ditemukannya cadangan minyak bumi, baik di sungai Eufrat ataupun di tempat-tempat lainnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang siapa saja yang melihat kemunculan gunung emas tersebut untuk mengambilnya sedikit pun. Sebagaimana yang juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُوشِكُ الْفُرَاتُ أَنْ يَحْسِرَ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ، فَمَنْ حَضَرَهُ فَلَا يَأْخُذْ مِنْهُ شَيْئًا

“Segera saja sungai Efrat akan mengering lalu nampaklah gunung emas. Barangsiapa yang menjumpainya, jangan diambil sedikit pun.” (HR. Muslim no. 2894)

Dalam redaksi hadits yang lain disebutkan,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!