Aa Gym : Amal Baik dan Berkah
Rabu, 21 April 2021 - 07:17 WIB
1. Menambah iman atau tidak
Apakah sesuatu yang kita lakukan itu akan menambah iman kita kepada Allah atau justru akan mengurangi kadar keimanan kita. Jika sesuatu yang kita lakukan itu menambah iman maka dampaknya adalah akan memberi ketenangan kepada kita, tetapi jika sesuatu hal yang kita lakukan itu malah mengurangi iman kita maka dampaknya adalah hati kita justru akan menjadi tidak tenang, galau, cemas, bingung.
Baca juga: Yang Merugi di Bulan Ramadhan, Siapa Saja Mereka?
Jadi ketika kita hendak melakukan sesuatu terlebih dahulu harus kita pikirkan apakah itu adalah pekerjaan yang menambah iman atau justru mengurangi iman.
2. Jadi amal shaleh atau salah
Selanjutnya kita perlu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu hal adalah apakah sesuatu tersebut adalah bagian dari amal shaleh atau bukan. Saat melakukan sesuatu hal pasti ada waktu yang dibutuhkan, jangan sampai waktu yang kita pergunakan untuk melakukan sesuatu hal malah tidak menjadi amal shaleh bagi kita.
Baca juga: Perempuan Indonesia Kian Berdaya
Salah satu cara kita mengukur apakah sesuatu itu adalah amal shaleh atau bukan adalah dengan cara pikirkan terlebih dahulu apakah kita siap mati atau tidak saat sedang melakukan sesuatu tersebut. Jika kita merasa ragu untuk siap mati ketika sedang melakukan sesuatu tersebut terarti itu adalah amalan yang salah, tetapi jika kita siap kalau harus mati saat melakukan hal tersebut, boleh jadi itu adalah amalan shaleh.
3. Menjadi contoh baik atau buruk
Sederhananya adalah apakah kita ingin sembunyi-sembunyi, orang lain jangan sampai mengetahui hal yang kita lakukan, atau kita merasa tidak masalah jika ada orang lain yang mengetahui dan mengikuti sesuatu yang kita lakukan. Dengan tolak ukur tersebut kita akan bisa menilai diri sendiri apakah hal yang akan kita lakukan akan menjadi pahala atau menjadi dosa.
Apakah sesuatu yang kita lakukan itu akan menambah iman kita kepada Allah atau justru akan mengurangi kadar keimanan kita. Jika sesuatu yang kita lakukan itu menambah iman maka dampaknya adalah akan memberi ketenangan kepada kita, tetapi jika sesuatu hal yang kita lakukan itu malah mengurangi iman kita maka dampaknya adalah hati kita justru akan menjadi tidak tenang, galau, cemas, bingung.
Baca juga: Yang Merugi di Bulan Ramadhan, Siapa Saja Mereka?
Jadi ketika kita hendak melakukan sesuatu terlebih dahulu harus kita pikirkan apakah itu adalah pekerjaan yang menambah iman atau justru mengurangi iman.
2. Jadi amal shaleh atau salah
Selanjutnya kita perlu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu hal adalah apakah sesuatu tersebut adalah bagian dari amal shaleh atau bukan. Saat melakukan sesuatu hal pasti ada waktu yang dibutuhkan, jangan sampai waktu yang kita pergunakan untuk melakukan sesuatu hal malah tidak menjadi amal shaleh bagi kita.
Baca juga: Perempuan Indonesia Kian Berdaya
Salah satu cara kita mengukur apakah sesuatu itu adalah amal shaleh atau bukan adalah dengan cara pikirkan terlebih dahulu apakah kita siap mati atau tidak saat sedang melakukan sesuatu tersebut. Jika kita merasa ragu untuk siap mati ketika sedang melakukan sesuatu tersebut terarti itu adalah amalan yang salah, tetapi jika kita siap kalau harus mati saat melakukan hal tersebut, boleh jadi itu adalah amalan shaleh.
3. Menjadi contoh baik atau buruk
Sederhananya adalah apakah kita ingin sembunyi-sembunyi, orang lain jangan sampai mengetahui hal yang kita lakukan, atau kita merasa tidak masalah jika ada orang lain yang mengetahui dan mengikuti sesuatu yang kita lakukan. Dengan tolak ukur tersebut kita akan bisa menilai diri sendiri apakah hal yang akan kita lakukan akan menjadi pahala atau menjadi dosa.
Lihat Juga :