Penyebab Orang Berghibah Menurut Imam Al Ghazali
Jum'at, 30 April 2021 - 13:04 WIB
6. Ada sifat hasad atau iri
Biasanya rasa dengki atau iri ini yang tersimpan tertuju pada orang yang populer, dicintai oleh banyak orang. Nah, rasa iri tersebut akan berdampak pada keinginan untuk menjatuhkan objek atau orang yang populer tersebut. Salah satu cara menurunkan reputasinya adalah dengan membuka aib-aibnya. Apapun itu, ia akan melakukan cara untuk membuat publik tidak menaruh rasa cinta, hormat dan kekaguman.
Baca juga: Asyik, Ini 8 Wilayah yang Diperbolehkan Mudik Lokal
7. Bercanda
Seringkali bercanda itu dengan hal-hal yang dilarang oleh agama kita, salah satunya adalah ghibah. Padahal, seharusnya bercanda tanpa membuat orang lain tersinggung, membuat orang marah. Salah satu cara membuat orang di depannya tertawa adalah dengan membicarakan keburukan orang lain.
8. Meremehkan dan menghina
Kadang-kadang seseorang meremehkan orang lain atau merendahkannya bisa dilakukan di depan orang tersebut atau juga di belakangnya. Jika melakukannya di belakang, maka caranya adalah dengan menyebutkan keburukan-keburukannya.
Baca juga: KPK Cegah Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ke Luar Negeri
Wallahu A'lam
Biasanya rasa dengki atau iri ini yang tersimpan tertuju pada orang yang populer, dicintai oleh banyak orang. Nah, rasa iri tersebut akan berdampak pada keinginan untuk menjatuhkan objek atau orang yang populer tersebut. Salah satu cara menurunkan reputasinya adalah dengan membuka aib-aibnya. Apapun itu, ia akan melakukan cara untuk membuat publik tidak menaruh rasa cinta, hormat dan kekaguman.
Baca juga: Asyik, Ini 8 Wilayah yang Diperbolehkan Mudik Lokal
7. Bercanda
Seringkali bercanda itu dengan hal-hal yang dilarang oleh agama kita, salah satunya adalah ghibah. Padahal, seharusnya bercanda tanpa membuat orang lain tersinggung, membuat orang marah. Salah satu cara membuat orang di depannya tertawa adalah dengan membicarakan keburukan orang lain.
8. Meremehkan dan menghina
Kadang-kadang seseorang meremehkan orang lain atau merendahkannya bisa dilakukan di depan orang tersebut atau juga di belakangnya. Jika melakukannya di belakang, maka caranya adalah dengan menyebutkan keburukan-keburukannya.
Baca juga: KPK Cegah Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ke Luar Negeri
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :