Hubbud Dunya, Sikap Umat Islam di Akhir Zaman yang Dikhawatirkan Rasulullah
Rabu, 02 Juni 2021 - 21:11 WIB
Baca juga: Selamatkan 20 WNI, Dubes Heri Akhmadi Beri Penghargaan ke Perusahaan Kapal Jepang
4. Qana’ah, yaitu rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki, serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kurang yang berlebihan.
5. Zikir, merupakan metode yang paling efektif untuk membersihkan hati dan meraih kehadiran Ilahi.
6. Kuatnya iman seseorang dan menerapkan muraqabah
Meyakini bahwa Allah selalu melihat kita, jika kita berdua, maka yang ketiga adalah Allah, jika kita bertiga maka yang keempat Allah. Jika kita merasa selalu dilihat Allah, maka tidak ada lagi orang yang mencuri/korupsi, atau berbuat curang dan lain-lainnya.
7. Pengabdian penuh khidmat, yaitu saat-saat beribadah, kita lakukan dengan cara tulus ikhlas sepenuh hati kepada-Nya.
8. Sadar bahwa dunia dan seisinya adalah amanah Allah, dan semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat.
Baca juga: Sering Terjadi Penumpukan, Terminal Baru Bandara Sam Ratulangi Akhirnya Difungsikan
9. Jangan pernah “kecukupan” atau kekurangan “dunia” ini merusak hati kita. Jika berkecukupan, jangan sampai kecukupan kita menjadikan kita sombong, dan jika kekurangan, maka jangan sampai kekurangan kita itu, membuat kita jadi kurang mensyukuri nikmat Allah, banyak mengeluh dan minder
Akhirnya kita selalu panjatkan doa kepada Allah agar dijauhkan dari sikap hubbun dunya ini. Dan semoga dibimbing Allah untuk memperbanyak ibadah dan mencintai amal-amal para penduduk surga. Aamiin.
Baca juga: BMKG: Waspada Jawa Timur Masih Berpotensi Tsunami 29 Meter
Wallahu A'lam
4. Qana’ah, yaitu rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki, serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kurang yang berlebihan.
5. Zikir, merupakan metode yang paling efektif untuk membersihkan hati dan meraih kehadiran Ilahi.
6. Kuatnya iman seseorang dan menerapkan muraqabah
Meyakini bahwa Allah selalu melihat kita, jika kita berdua, maka yang ketiga adalah Allah, jika kita bertiga maka yang keempat Allah. Jika kita merasa selalu dilihat Allah, maka tidak ada lagi orang yang mencuri/korupsi, atau berbuat curang dan lain-lainnya.
7. Pengabdian penuh khidmat, yaitu saat-saat beribadah, kita lakukan dengan cara tulus ikhlas sepenuh hati kepada-Nya.
8. Sadar bahwa dunia dan seisinya adalah amanah Allah, dan semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat.
Baca juga: Sering Terjadi Penumpukan, Terminal Baru Bandara Sam Ratulangi Akhirnya Difungsikan
9. Jangan pernah “kecukupan” atau kekurangan “dunia” ini merusak hati kita. Jika berkecukupan, jangan sampai kecukupan kita menjadikan kita sombong, dan jika kekurangan, maka jangan sampai kekurangan kita itu, membuat kita jadi kurang mensyukuri nikmat Allah, banyak mengeluh dan minder
Akhirnya kita selalu panjatkan doa kepada Allah agar dijauhkan dari sikap hubbun dunya ini. Dan semoga dibimbing Allah untuk memperbanyak ibadah dan mencintai amal-amal para penduduk surga. Aamiin.
Baca juga: BMKG: Waspada Jawa Timur Masih Berpotensi Tsunami 29 Meter
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :