Kisah Hikmah : Pesan dari Kuburan
Rabu, 07 Juli 2021 - 09:26 WIB
‘Aku menghadap kepada Allah dengan membawa amal perbuatan buruk. Lalu Allah berkata kepadaku, ‘Aku telah mengampuni karena tiga hal. Pertama, engkau menghadap kepadaku, sementara engkau mencintai orang yang Aku cintai. Kedua, engkau menghadap kepadaku, sementara di dadamu tidak terdapat suatu pun keharaman. Ketiga, engkau menghadap kepadaku, sementara warna rambutmu sudah mulai berubah memutih, dan aku malu untuk mengazab seorang kakek yang warna rambutnya sudah mulai berubah memutih.’
Baca juga: Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia Menurut 4 Teori
Setelah mengatakan hal tersebut, tiba-tiba kuburan yang tadinya terbuka kembali menutup,” tutup Ibrahim.
Usai Ibrahim bercerita, Ghasuli penasaran dan meminta kawannya itu untuk menunjukkan kubur yang dikisahkan.
“Wahai Abu Ishaq, maukah engkau tunjukkan kepadaku di mana kuburan itu?” tanya Ghasuli.
“Wahai Ghasuli, bermuamalah engkau kepada Allah, niscaya Dia akan memperlihatkan kepadamu berbagai keajaiban dan keanehan,” sahut Ibrahim.
Baca juga: Ingin PPKM Darurat Efektif? ICW: Jamin Kebutuhan Pokok Masyarakat
Maksud dari perkataan Ibrahim adalah ketika kita mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah mungkin saja akan menghadirkan kuasa-Nya, hal-hal yang jauh di luar dari akal nalar seorang manusia itu sendiri. Kemudian salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mencintai kekasih-Nya, yakni Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mereka yang mencintai Tuhan-Nya.
Tentang kecintaan kepada Allah ini, dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Allah berfirman, ‘CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungiKu.” (HR. Ahmad).
Baca juga: Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia Menurut 4 Teori
Setelah mengatakan hal tersebut, tiba-tiba kuburan yang tadinya terbuka kembali menutup,” tutup Ibrahim.
Usai Ibrahim bercerita, Ghasuli penasaran dan meminta kawannya itu untuk menunjukkan kubur yang dikisahkan.
“Wahai Abu Ishaq, maukah engkau tunjukkan kepadaku di mana kuburan itu?” tanya Ghasuli.
“Wahai Ghasuli, bermuamalah engkau kepada Allah, niscaya Dia akan memperlihatkan kepadamu berbagai keajaiban dan keanehan,” sahut Ibrahim.
Baca juga: Ingin PPKM Darurat Efektif? ICW: Jamin Kebutuhan Pokok Masyarakat
Maksud dari perkataan Ibrahim adalah ketika kita mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah mungkin saja akan menghadirkan kuasa-Nya, hal-hal yang jauh di luar dari akal nalar seorang manusia itu sendiri. Kemudian salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mencintai kekasih-Nya, yakni Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mereka yang mencintai Tuhan-Nya.
Tentang kecintaan kepada Allah ini, dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Allah berfirman, ‘CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungiKu.” (HR. Ahmad).
Lihat Juga :