Nabi Yusuf AS Tak Sekadar Mentakwilkan Mimpi Sang Raja

Selasa, 21 April 2020 - 08:32 WIB
Nabi Yusuf AS tidak hanya mentakwilkan mimpi sang raja tetapi memberi solusi langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.

Itu yang memukau sang raja. Nabi Yusuf menawarkan langkah-langkah—yang bukan hanya mudah dimengerti—tapi juga implementatif.

قَالَ تَزْرَعُونَ سَبْعَ سِنِينَ دَأَبًا فَمَا حَصَدْتُمْ فَذَرُوهُ فِي سُنْبُلِهِ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تَأْكُلُونَ

Yusuf berkata: ‘Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa, maka apa yang kamu tuai (petik) hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. (QS Yusuf 47).

ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تُحْصِنُونَ

Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari bibit gandum yang akan kamu simpan. (QS Yusuf 48).

ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ

Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa mereka memeras anggur.” (QS Yusuf 49).

Langkah-langkah yang ditawarkan Nabi Yusuf AS bukan hanya kebijakan yang menyangkut pemerintahan namun juga masyarakat sebagai pelaku ekonomi.

Strategi efisiensi produksi dan konsumsi menjadi langkah pertama diiringi dengan saving (penghematan) dan membangun lumbung pangan untuk menghadapi masa krisis pangan yang dikabarkan oleh alam.

Sikap Profesional
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!