Benarkah Jabang Bayi yang Keguguran Memberi Pahala Buat Ibunya?
Senin, 19 Juli 2021 - 09:51 WIB
ilustrasi. Foto istimewa
Setiap perempuan muslimah yang telah menikah pasti sangat mendambakan kehadiran buah hati. Saat mereka dinyatakan positif mengandung, rasa bahagia menyelimuti perasaan mereka. Namun ketika takdir menentukan lain, misalnya si jabang bayi meninggal dalam kandungan (keguguran), pasti akan membuat sedih.
Baca juga: Sujud Syukur, Sunnah yang Sering Terlupakan
Bila hal tersebut terjadi, tetap harus bersabar karena Allah Subhanahu wa ta'ala berjanji memberikan pahala kepada Ibu yang sabar ketika mengalami keguguran .
Menurut Ustadz Muhammad Ihsan, dari Dewan Bimbingan Islam menjelaskan, banyak hadis yang menjelaskan keutamaan orang yang ditimpa musibah berupa kematian anak lalu ia pun bersabar, di antaranya sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kepada para shahabiyah,
Baca juga: Amalan-amalan Senilai Pahala Haji dan Umrah
أيُّما امْرَأةٍ ماتَ لَها ثَلاَثَةٌ مِنَ الوَلَدِ، كانُوا حِجابًا مِنَ النّارِ»، قالَتِ امْرَأةٌ: واثْنانِ؟ قالَ: «واثْنانِ»
“Setiap ibu yang ditimpa musibah kematian 3 orang anak, mereka akan menjadi penghalangnya dari api neraka. Salah seorang shahabiyah pun berkata: bagaimana kalau dua orang anak ya Rasulullah? Beliau bersabda: begitu pula dua orang anak” (HR. Bukhari no. 1249).
Baca juga: China Ancam Membom Nuklir Jepang Tanpa Henti Jika Bela Taiwan
Sebagaimana kita ketahui, kematian adalah proses berpisahnya badan dengan ruh, dan saat itu manusia berpindah dari alam dunia ke alam barzakh. Dan janin mulai hidup dan memiliki nyawa saat berumur 4 bulan dalam kandungan ibunya, hal ini berdasarkan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,
إنَّ أحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أرْبَعِينَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، ويُؤْمَرُ بِأرْبَعِ كَلِماتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وأجَلِهِ، وعَمَلِهِ، وشَقِيٌّ أوْ سَعِيدٌ
Baca juga: Sujud Syukur, Sunnah yang Sering Terlupakan
Bila hal tersebut terjadi, tetap harus bersabar karena Allah Subhanahu wa ta'ala berjanji memberikan pahala kepada Ibu yang sabar ketika mengalami keguguran .
Menurut Ustadz Muhammad Ihsan, dari Dewan Bimbingan Islam menjelaskan, banyak hadis yang menjelaskan keutamaan orang yang ditimpa musibah berupa kematian anak lalu ia pun bersabar, di antaranya sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kepada para shahabiyah,
Baca juga: Amalan-amalan Senilai Pahala Haji dan Umrah
أيُّما امْرَأةٍ ماتَ لَها ثَلاَثَةٌ مِنَ الوَلَدِ، كانُوا حِجابًا مِنَ النّارِ»، قالَتِ امْرَأةٌ: واثْنانِ؟ قالَ: «واثْنانِ»
“Setiap ibu yang ditimpa musibah kematian 3 orang anak, mereka akan menjadi penghalangnya dari api neraka. Salah seorang shahabiyah pun berkata: bagaimana kalau dua orang anak ya Rasulullah? Beliau bersabda: begitu pula dua orang anak” (HR. Bukhari no. 1249).
Baca juga: China Ancam Membom Nuklir Jepang Tanpa Henti Jika Bela Taiwan
Sebagaimana kita ketahui, kematian adalah proses berpisahnya badan dengan ruh, dan saat itu manusia berpindah dari alam dunia ke alam barzakh. Dan janin mulai hidup dan memiliki nyawa saat berumur 4 bulan dalam kandungan ibunya, hal ini berdasarkan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,
إنَّ أحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أرْبَعِينَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، ويُؤْمَرُ بِأرْبَعِ كَلِماتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وأجَلِهِ، وعَمَلِهِ، وشَقِيٌّ أوْ سَعِيدٌ
Lihat Juga :