Tadabur Ar-Rahman Ayat 28-31: Peringatan Keras kepada Jin dan Manusia

Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:04 WIB
Pesan dan Hikmah

1. Allah pun mengingatkan kembali manusia dan jin tentang nikmat tersebut. (Masya Allah, tidak ada satu nikmatpun yang kami dustakan dari-Mu ya Allah, segala puji bagi-Mu).

Ayat 31:

سَنَفْرُغُ لَكُمْ اَيُّهَ الثَّقَلٰنِۚ


"Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin." (Ar-Rahman: 31)

Pesan dan Hikmah

1. Kalimat ini sebagai ancaman dari Allah kepada manusia dan jin. Artinya, Allah akan fokus memperhatikan apa yang dilakukan oleh manusia dan jin sehingga tidak ada kejahatan atau keburukan yang luput dari perhatian-Nya.

2. Manusia dan jin disebut ats-tsaqalain artinya dua makhluk yang berat, karena manusia dan jin merupakan makhluk yang memberatkan bumi.

3. Ayat ini bisa bermakna bahwa setelah hari Kiamat Allah akan fokus menghisab dan memberi balasan atas apa yang diperbuat manusia dan jin ketika hidup di dunia.

4. Makna lainnya adalah ketika dunia ini telah berakhir dan sampai pada puncaknya maka tersisa satu urusan saja yaitu urusan makhluk. Karena sebelumnya "Allah di setiap saat dalam kesibukan", maka setelah dunia berakhir tersisalah satu urusan saja yang tentunya akan lebih fokus dan perhatian.

5. Itulah gambaran mengerikan di luar kebiasaan dan nalar manusia. Adapula yang mirip dengan ayat itu namun tidak sama, seperti firman Allah, "Biarkanlah Aku bertindak terhadap apa yang Aku telah menciptakannya sendiri." (Al Muddatstsir ayat 11)

"Dan biarkanlah Aku saja bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu." (Al Muzammil ayat 11)

Adapun ayat Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin, ini lebih keras, lebih kuat, lebih mengerikan, dan lebih mencekam daripada dua ayat diatas. (Tafsir Fi Zhilalil Qur`an).

Wallahu A'lam

(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Mu'adz bin Jabal bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam menggandeng tangannya dan berkata: Wahai Mu'adz, demi Allah, aku mencintaimu, aku wasiatkan kepadamu wahai Mu'adz, janganlah engkau tinggalkan setiap selesai shalat untuk mengucapkan:  ALLAAHUMMA A'INNII 'ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI 'IBAADATIK (Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu (berdzikir kepada-Mu), dan bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.)

(HR. Sunan Abu Dawud No. 1301)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More