Rajin Sholat Tapi Suka Nonton Porno, Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
Selasa, 31 Agustus 2021 - 05:15 WIB
Segede Gunung
Di sisi lain, Rasulullah juga mengingatkan mereka yang banyak beramal saleh tetapi tetap menjalankan maksiat secara diam-diam maupun terang-terangan.
Dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Sungguh aku mengetahui suatu kaum dari umatku datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan semisal Gunung Tihamah. Namun Allah menjadikan kebaikan tersebut menjadi debu yang bertebaran.”
Tsauban berkata, “Wahai Rasulullah, coba sebutkan sifat-sifat mereka pada kami supaya kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami tidak mengetahuinya.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun mereka adalah saudara kalian. Kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka menghidupkan malam (dengan ibadah) seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepian mereka merobek tirai untuk bisa bermaksiat pada Allah.” (HR Ibnu Majah)
Dosa-dosa yang dianggap remeh tersebut ternyata mampu menghabiskan seluruh amal-amal perbuatan yang telah dikumpulkan sebelumnya. Meskipun demikian, Allah tetap menghendaki hamba-Nya yang melakukan perbuatan tersebut untuk segera bertaubat dan hendaknya menutup aib mereka tersebut.
Khusus larangan menonton pornografi, Rasulullah bersabda: Tidak boleh laki-laki melihat aurat laki-laki lain; perempuan melihat auratnya perempuan lain. Tidak boleh lelaki berada dalam satu pakaian dengan lelaki lain begitu juga perempuan tidak boleh berada pada satu baju dengan perempuan lain. (HR Muslim)
Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, hlm. 4/30-31, menjelaskan maksud hadis di atas sbb:
"Haram lelaki melihat aurat lelaki lain, perempuan melihat aurat perempuan lain. Ini kesepakatan ulama. Begitu juga, haram lelaki melihat aurat perempuan, dan perempuan melihat aurat laki-laki. Keharamannya secara ijmak. Nabi mengingatkan keharaman lelaki melihat aurat lelaki lain dan lelaki melihat aurat perempuan. Hal itu dari segi keharaman lebih besar. Keharaman ini pada selain suami.
Baca juga: Ridwan Kamil Bertemu Ustaz Adi Hidayat, Bawa Kabar Baik untuk Pasien COVID-19
Di sisi lain, Rasulullah juga mengingatkan mereka yang banyak beramal saleh tetapi tetap menjalankan maksiat secara diam-diam maupun terang-terangan.
Dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Sungguh aku mengetahui suatu kaum dari umatku datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan semisal Gunung Tihamah. Namun Allah menjadikan kebaikan tersebut menjadi debu yang bertebaran.”
Tsauban berkata, “Wahai Rasulullah, coba sebutkan sifat-sifat mereka pada kami supaya kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami tidak mengetahuinya.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun mereka adalah saudara kalian. Kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka menghidupkan malam (dengan ibadah) seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepian mereka merobek tirai untuk bisa bermaksiat pada Allah.” (HR Ibnu Majah)
Dosa-dosa yang dianggap remeh tersebut ternyata mampu menghabiskan seluruh amal-amal perbuatan yang telah dikumpulkan sebelumnya. Meskipun demikian, Allah tetap menghendaki hamba-Nya yang melakukan perbuatan tersebut untuk segera bertaubat dan hendaknya menutup aib mereka tersebut.
Khusus larangan menonton pornografi, Rasulullah bersabda: Tidak boleh laki-laki melihat aurat laki-laki lain; perempuan melihat auratnya perempuan lain. Tidak boleh lelaki berada dalam satu pakaian dengan lelaki lain begitu juga perempuan tidak boleh berada pada satu baju dengan perempuan lain. (HR Muslim)
Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, hlm. 4/30-31, menjelaskan maksud hadis di atas sbb:
"Haram lelaki melihat aurat lelaki lain, perempuan melihat aurat perempuan lain. Ini kesepakatan ulama. Begitu juga, haram lelaki melihat aurat perempuan, dan perempuan melihat aurat laki-laki. Keharamannya secara ijmak. Nabi mengingatkan keharaman lelaki melihat aurat lelaki lain dan lelaki melihat aurat perempuan. Hal itu dari segi keharaman lebih besar. Keharaman ini pada selain suami.
Baca juga: Ridwan Kamil Bertemu Ustaz Adi Hidayat, Bawa Kabar Baik untuk Pasien COVID-19
(mhy)