Fitnah Dunia yang Paling Banyak Menjerumuskan Manusia
Selasa, 07 September 2021 - 19:33 WIB
Baca juga: Inilah Akibat dari Sikap Ikhlas
Kehidupan Kampung Akhirat
Karena dunia yang tidak abadi dan menipu itu, tidakkah manusia mau berpikir? Tidakkah manusia mau menggunakan akalnya ? Hendaknya mereka menyadari manakah di antara kehidupan dunia dan akhirat yang lebih pantas untuk didahulukan.
Dalam kitab Taisiirul Kariimir Rahman pun, dijelaskan bahwa kehidupan akhirat di surga lebih baik kondisinya maupun sifatnya, serta lebih kekal dan abadi. Di dalamnya terdapat segala sesuatu yang diinginkan oleh jiwa, menyenangkan dipandang mata, berupa kenikmatan yang bisa dirasakan oleh hati dan juga ruh.
Ya, di dalam kampung akhirat yang bernama surga, akan banyak kesenangan dan sukacita. Itu semua tidak bisa dirasakan oleh setiap orang, namun hanya khusus untuk orang-orang bertakwa yang melakukan perintah-perintah Allah dan meninggalkan serta menjauhi larangan-Nya
Allah Ta’ala berfirman :
مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً
“Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (An-Nahl : 97).
Dengan kondisi seperti itu, maka memilih kampung akhirat di surga adalah pilihan utama Umat Islam. Dalam ayat ini Allah Ta'ala menegaskan bahwa kehidupan yang baik di surga hanya akan didapatkan oleh orang yang bisa mengumpulkan dua sifat, yaitu beriman dan beramal shaleh.
Baca juga: Berapa Lamakah Batas Nifas? 40 Hari atau 60 Hari?
Wallahu A'lam
Kehidupan Kampung Akhirat
Karena dunia yang tidak abadi dan menipu itu, tidakkah manusia mau berpikir? Tidakkah manusia mau menggunakan akalnya ? Hendaknya mereka menyadari manakah di antara kehidupan dunia dan akhirat yang lebih pantas untuk didahulukan.
Dalam kitab Taisiirul Kariimir Rahman pun, dijelaskan bahwa kehidupan akhirat di surga lebih baik kondisinya maupun sifatnya, serta lebih kekal dan abadi. Di dalamnya terdapat segala sesuatu yang diinginkan oleh jiwa, menyenangkan dipandang mata, berupa kenikmatan yang bisa dirasakan oleh hati dan juga ruh.
Ya, di dalam kampung akhirat yang bernama surga, akan banyak kesenangan dan sukacita. Itu semua tidak bisa dirasakan oleh setiap orang, namun hanya khusus untuk orang-orang bertakwa yang melakukan perintah-perintah Allah dan meninggalkan serta menjauhi larangan-Nya
Allah Ta’ala berfirman :
مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً
“Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (An-Nahl : 97).
Dengan kondisi seperti itu, maka memilih kampung akhirat di surga adalah pilihan utama Umat Islam. Dalam ayat ini Allah Ta'ala menegaskan bahwa kehidupan yang baik di surga hanya akan didapatkan oleh orang yang bisa mengumpulkan dua sifat, yaitu beriman dan beramal shaleh.
Baca juga: Berapa Lamakah Batas Nifas? 40 Hari atau 60 Hari?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :