Inilah Akibat dari Sikap Ikhlas
Selasa, 07 September 2021 - 14:27 WIB
loading...
Ciri-ciri orang yang ikhlas adalah hatinya tenang dan tentram. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ciri-ciri orang yang ikhlas adalah hatinya tenang dan tentram. Jika ada orang yang gelisah karena urusan dunia maka itu merupakan ciri orang yang kurang ikhlas.
Pertanyaannya adalah apakah seseorang itu boleh gelisah? Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar menjelaskannya, gelisah itu sah-sah saja, hanya saja gelisah itu ada tempat dan waktunya.
Baca juga: 4 Kiat Agar Ikhlas Beramal, Salah Satunya Sering Baca Doa Ini
"Gelisah merasa takut amal tidak diterima, gelisah ketika ajal menghampiri tapi merasa bekal tidak cukup, gelisah ketika dosa-dosanya tidak ditaubati dengan baik, takut azab kubur, semua hal tersebut merupakan gelisah yang bagus,"ungkap ulama kondang yang kerap disapa Aa Gym ini dalam salah satu tausiyahnya, baru-baru ini.
Kemudian Aa Gym menguraikan bahwa orang yang ikhlas tidak akan gelisah oleh sikap orang kepada dirinya. Ali bin Abi Thalib pernah menyampaikan: “Semua kepahitan sudah kurasakan, dan tidak ada yang lebih pahit selain berharap kepada manusia.” Jika hati sudah berharap pada manusia, seperti berharap ingin dipuji, diketahui, dan dihormati dari makhuk, biasanya Allah menanamkan kegelisahan dalam hati seseorang.
Allah maha tahu siapa di antara kita yang ikhlas dan yang tidak ikhlas. Karena Allah tahu isi hati kita dan Allah yang menurunkan sakinah atau ketenangan kedalam hati seseorang. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوْٓا اِيْمَانًا مَّعَ اِيْمَانِهِمْ ۗ وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۙ
“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS Al Fath : 4)
Baca juga: Berapa Lamakah Batas Nifas? 40 Hari atau 60 Hari?
Oleh karenanya, hati ini tidak akan bisa tenang kecuali Allah yang menenangkannya. Hati hanya akan tenang apabila zikrullah atau mengingat kepada Allah. Kalau tidak ikhlas maka bisa dipastikan tidak akan tenang. Firman Allah dalam surat Az-Zumar: 2 – 3 memberikan pesan yang begitu penting:
Pertanyaannya adalah apakah seseorang itu boleh gelisah? Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar menjelaskannya, gelisah itu sah-sah saja, hanya saja gelisah itu ada tempat dan waktunya.
Baca juga: 4 Kiat Agar Ikhlas Beramal, Salah Satunya Sering Baca Doa Ini
"Gelisah merasa takut amal tidak diterima, gelisah ketika ajal menghampiri tapi merasa bekal tidak cukup, gelisah ketika dosa-dosanya tidak ditaubati dengan baik, takut azab kubur, semua hal tersebut merupakan gelisah yang bagus,"ungkap ulama kondang yang kerap disapa Aa Gym ini dalam salah satu tausiyahnya, baru-baru ini.
Kemudian Aa Gym menguraikan bahwa orang yang ikhlas tidak akan gelisah oleh sikap orang kepada dirinya. Ali bin Abi Thalib pernah menyampaikan: “Semua kepahitan sudah kurasakan, dan tidak ada yang lebih pahit selain berharap kepada manusia.” Jika hati sudah berharap pada manusia, seperti berharap ingin dipuji, diketahui, dan dihormati dari makhuk, biasanya Allah menanamkan kegelisahan dalam hati seseorang.
Allah maha tahu siapa di antara kita yang ikhlas dan yang tidak ikhlas. Karena Allah tahu isi hati kita dan Allah yang menurunkan sakinah atau ketenangan kedalam hati seseorang. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوْٓا اِيْمَانًا مَّعَ اِيْمَانِهِمْ ۗ وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۙ
“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS Al Fath : 4)
Baca juga: Berapa Lamakah Batas Nifas? 40 Hari atau 60 Hari?
Oleh karenanya, hati ini tidak akan bisa tenang kecuali Allah yang menenangkannya. Hati hanya akan tenang apabila zikrullah atau mengingat kepada Allah. Kalau tidak ikhlas maka bisa dipastikan tidak akan tenang. Firman Allah dalam surat Az-Zumar: 2 – 3 memberikan pesan yang begitu penting:
Lihat Juga :