Kemunculan Ya'juj dan Majuj Jelang Kiamat Menurut Al-Qur'an
Kamis, 09 September 2021 - 17:30 WIB
Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya.” ( QS Al-Kahfi: 92-99 )
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (6): Pernyataan Nabi Isa tentang Hari Akhir dan Dajjal
Ibnu Kasir telah memapaparkan dalam tafsirnya mengenai kisah Dzulqarnain dan berita mengenai pembangunan dinding dari besi dan tembaga di antara dua gunung sehingga menjadi satu dinding penghalang.
Dzulqarnain berkata, "(dinding) ini adalah rahmat dari Tuhanku,” yakni menjadikan dinding itu sebagai penghalang antara Ya'juj dan Ma'juj yang membuat kerusakan di bumi dengan manusia, “maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya, dan Janji Tuhanku itu benar.” Maksudnya, ini pasti akan terjadi. “Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dan yang lain,” yakni itu merupakan hari kehancurannya.
Ya'juj dan Ma'juj keluar menuju manusia lalu berbaur di antara mereka dan datang dengan cepat dari segala arah lalu terjadilah tiupan sangkakala untuk kepanikan yang dekat dengan waktu itu.
Hal ini sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lainnya, “Hingga apabila (tembok) Ya'juj dar Ma'juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang yang kafir terbelalak. (Mereka berkata): 'Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim'." ( QS Al-Anbiya': 96-97 )
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (5): Turunnya Isa dan Hal-hal Aneh Sebelum Kiamat
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (6): Pernyataan Nabi Isa tentang Hari Akhir dan Dajjal
Ibnu Kasir telah memapaparkan dalam tafsirnya mengenai kisah Dzulqarnain dan berita mengenai pembangunan dinding dari besi dan tembaga di antara dua gunung sehingga menjadi satu dinding penghalang.
Dzulqarnain berkata, "(dinding) ini adalah rahmat dari Tuhanku,” yakni menjadikan dinding itu sebagai penghalang antara Ya'juj dan Ma'juj yang membuat kerusakan di bumi dengan manusia, “maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya, dan Janji Tuhanku itu benar.” Maksudnya, ini pasti akan terjadi. “Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dan yang lain,” yakni itu merupakan hari kehancurannya.
Ya'juj dan Ma'juj keluar menuju manusia lalu berbaur di antara mereka dan datang dengan cepat dari segala arah lalu terjadilah tiupan sangkakala untuk kepanikan yang dekat dengan waktu itu.
Hal ini sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lainnya, “Hingga apabila (tembok) Ya'juj dar Ma'juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang yang kafir terbelalak. (Mereka berkata): 'Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim'." ( QS Al-Anbiya': 96-97 )
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (5): Turunnya Isa dan Hal-hal Aneh Sebelum Kiamat
(mhy)
Lihat Juga :