Sholat Tasbih, Keutamaan dan Tata Caranya Menurut Ibnu Hajar Al-Haitami

Senin, 13 September 2021 - 16:49 WIB
Sholat tasbih sebagai sarana untuk mendapatkan lailatul qadr di bulan Ramadhan. (Foto/Ilustrasi/Ist)
Sholat tasbih adalah salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh para ulama. Dinamakan demikian karena di dalam sholat tersebut banyak dibaca tasbih. Sebagian masyarakat muslim di Indonesia menjadikan sholat tasbih sebagai sarana untuk mendapatkan lailatul qadr di bulan Ramadhan.

Untuk menjaring malam yang sangat mulia ini mereka melakukan sholat malam secara berjamaah di sepuluh malam terakhir Ramadhan dan sholat tasbih dipilih untuk menjadi sarananya.

Baca juga: Adab Imam dan Makmum dalam Sholat Berjamaah

Para ulama mendasarkan kesunnahan sholat tasbih pada sebuah hadits riwayat Abu Rafi’ bahwa Rasulullah memberitahukan kepada paman beliau Abbas tentang tata cara dan berbagai keutamaan melakukan shalat tasbih.

Dalam berbagai kitab fiqih yang menuturkan perihal sholat tasbih para ulama menyebut hadits yang cukup panjang tersebut. Meski dipandang sebagai hadits dlaif (lemah) namun para ulama Syafi’iyah seperti Abu Muhammad Al-Baghawi dan Abul Mahasin Ar-Rayani menetapkan kesunnahan sholat tasbih ini. Hal ini sebagaimana dituturkan oleh Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr (Jakarta, Darul Kutub Al-Islamiyah, 2004, hal. 202).

Keutamaan Sholat Tasbih

Bila dilihat dari sisi keutamaannya, para ulama memandang sholat tasbih memiliki keutamaan yang begitu besar sampai Imam As-Subki menyatakan bahwa tidaklah orang yang mendengar tentang keutamaan sholat tasbih namun ia meninggalkannya (tidak melakukannya) kecuali orang itu adalah orang yang merendahkan agama (lihat: Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhâjul Qawîm, Beirut: Darul Fikr, tt., hal. 203).

Adapun waktu pelaksanaan sholat tasbih dapat dilakukan kapan saja, baik siang hari ataupun malam hari, sepanjang tidak pada waktu yang dilarang untuk sholat.

Hanya saja, Imam Nawawi memiliki pendapat yang menyatakan adanya perbedaan dalam teknis pelaksanaan sholat tasbih di siang dan malam hari.

Bila sholat tasbih dilakukan di malam hari maka akan lebih baik bila dilakukan dua rakaat – dua rakaat masing-masing dengan satu salam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!