Syadad bin ‘Ad, 300 Tahun Membangun Surga di Dunia

Rabu, 22 April 2020 - 07:44 WIB
Malaikat itu berteriak kepada mereka dengan sekali teriakan sehingga mereka semuanya mati. Foto/Ilustrasi/Ist
INI adalah kisah tentang Syadad bin ‘Ad bin ‘Aush bin Arum bin Sam bin Nuh. Dia adalah salah satu dari empat orang yang pernah menguasai dunia. Tiga dari empat tokoh lainnya yang pernah menguasai dunia adalah Sulaiman bin Daud AS, Iskandar Dzulqarnain, dan Namrudz bin Kan’an.

Menurut Wahab bin Munabbih, salah seorang pemuka Tabi'in dan ahli dalam bidang sejarah, Syadad bin ‘Ad mempunyai 4000 orang anak. Menurut sebuah riwayat, dia telah menikahi 1000 wanita. Dia hidup selama 1000 tahun.

Al-Kisa’i (737 M-809 M), seorang ulama dibidang Qira'at al-Qur'an, mengatakan, ketika ‘Ad mau meninggal, dia mengangkat tiga anaknya untuk menjadi penggantinya, yaitu Syadad, Syadid, dan Arum.

Syadad adalah anak ‘Ad yang tertua. Tatkala kekuasaanya kian kuat dan bertambah luas, dia memerangi raja-raja yang ada di seantero bumi, membunuh mereka, menguasai tanah dan tempat tinggal mereka. Dia memegang tampuk kekuasaan dari timur hingga barat.

Wahab bin Munabbih mengatakan, belum pernah ada yang bisa menguasai dunia seluruhnya kecuali empat orang: dua Mu’min dan dua lagi kafir. Yang Mu’min adalah Sulaiman bin Daud as dan Iskandar Dzulqarnain. Sementara yang kafir adalah Syadad bin ‘Ad dan Namrudz bin Kan’an.

Menurut sebuah pendapat lain, yang satunya lagi adalah Nebukadnezzar. Allah sajalah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Dalam hal ini ada sebuah syair:

Kita telah sering mendengar raja-raja yang binasa.

Mereka menguasai dunia dan apa yang mereka kuasai.

Kematian menyedihkan kehidupan mereka.

Mereka meninggalkan dunia dan apa yang harus mereka tinggalkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!