Imam Masjidil Haram dari Indonesia Cuma 3 Ulama Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya
Jum'at, 12 November 2021 - 18:13 WIB
Imam Masjidil Haram asal Indonesia yang pertama adalah Syaikh Junaid Al-Batawi. Beliau lahir di Pekojan, Jakarta Barat. Beliau dikenal sebagai seorang pendidik yang tangguh. Hingga akhir hayatnya dihabiskan untuk mengajar. Syaikh Junaid dikenal sebagai syaikhul masyayikh madzhab Syafii.
Syaikh Junaid Al-Batawi wafat di Makkah pada tahun 1840. Diperkirakan usianya 100-an tahun. Berkat jasa beliau, nama Betawi untuk pertama kalinya diperkenalkan di mancanegara. Di antara muridnya yang kemudian masyhur adalah Muhammad Nawawi Al Bantani.
Syaikh Nawawi al-Bantani
Ulama Indonesia kedua yang menjadi Imam Besar Masjidil Haram adalah Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani . Ia dilahirkan di Kampung Tanara, Serang, Banten tahun 1815. Namanya masyhur hingga sekarang dengan karya yang banyak.
Ayahnya, Syaikh Umar bin Arabi al-Bantani merupakan seorang ulama lokal di Banten, sekaligus menjadi guru agamanya yang pertama. Ia juga belajar kepada sejumlah ulama lokal sebelum memutuskan ke Makkah pada usia 15 tahun.
Di Makkah, beliau memperdalam ilmu agama kepada guru-gurunya selama kurang lebih 30 tahun. Semakin hari semakin masyhur hasil pemikiran Syaikh Muhammad Nawawi. Ketika menetap di Syi'ib 'Ali, Makkah dan mengajar, muridnya banyak dan berdatangan dari berbagai bangsa.
Namanya kemudian tersohor sebagai Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi. Artinya Nawawi dari Banten, Jawa. Syaikh Nawawi meninggal di Mekkah tahun 1897.
Baca juga: Sheikh Al-Sudais: Palestina Masalah Utama Semua Muslim
Syaikh Ahmad Khatib
Ulama Indonesia ketiga yang jadi Imam Masjidil Haram adalah Syaikh Ahmad Khatib bin Abdul Latif al-Minangkabawi. Ulama ini lahir Sumatra Barat, di Koto Tuo, Kabupaten Agam, pada 26 Juni 1860.
Syaikh Junaid Al-Batawi wafat di Makkah pada tahun 1840. Diperkirakan usianya 100-an tahun. Berkat jasa beliau, nama Betawi untuk pertama kalinya diperkenalkan di mancanegara. Di antara muridnya yang kemudian masyhur adalah Muhammad Nawawi Al Bantani.
Syaikh Nawawi al-Bantani
Ulama Indonesia kedua yang menjadi Imam Besar Masjidil Haram adalah Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani . Ia dilahirkan di Kampung Tanara, Serang, Banten tahun 1815. Namanya masyhur hingga sekarang dengan karya yang banyak.
Ayahnya, Syaikh Umar bin Arabi al-Bantani merupakan seorang ulama lokal di Banten, sekaligus menjadi guru agamanya yang pertama. Ia juga belajar kepada sejumlah ulama lokal sebelum memutuskan ke Makkah pada usia 15 tahun.
Di Makkah, beliau memperdalam ilmu agama kepada guru-gurunya selama kurang lebih 30 tahun. Semakin hari semakin masyhur hasil pemikiran Syaikh Muhammad Nawawi. Ketika menetap di Syi'ib 'Ali, Makkah dan mengajar, muridnya banyak dan berdatangan dari berbagai bangsa.
Namanya kemudian tersohor sebagai Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi. Artinya Nawawi dari Banten, Jawa. Syaikh Nawawi meninggal di Mekkah tahun 1897.
Baca juga: Sheikh Al-Sudais: Palestina Masalah Utama Semua Muslim
Syaikh Ahmad Khatib
Ulama Indonesia ketiga yang jadi Imam Masjidil Haram adalah Syaikh Ahmad Khatib bin Abdul Latif al-Minangkabawi. Ulama ini lahir Sumatra Barat, di Koto Tuo, Kabupaten Agam, pada 26 Juni 1860.
Lihat Juga :