Hukum Menggendong Anak Saat Sholat, Bolehkah?
Sabtu, 13 November 2021 - 06:30 WIB
Dilansir dari NU Online, para ulama menjadikan hadis di atas sebagai dalil bolehnya sholat sambil menggendong anak. Salah satunya seperti diungkapkan Imam Ahmad bin Hanbal ketika ditanya perihal sholat sambil menggendong anak:
سئل أحمدُ:َ أيأخذ الرجلُ ولده وهو يُصلي؟ قال: نعم، واحتج بحديث أبي قتادة.
"Imam Ahmad ditanya, 'Apakah seseorang boleh mengambil untuk menggendong anaknya ketika ia sedang shalat?' Beliau menjawab, 'Iya, boleh,' dengan menjadikan hadits riwayat Abi Qatadah sebagai dalil." (Badruddin al-'Ainy, Syarh Abi Daud, Juz 4, Hal 146).
Perhatian
Perlu diperhatikan, bolehnya sholat sambil menggendong anak dibatasi selama anak yang digendong tidak dalam keadaan najis, seperti terdapat najis yang ada di pampers atau pakaian dan bagian tubuhnya. Apabila demikian, orang tua tidak dapat menggendongnya, sebab sholatnya justru akan menjadi batal.
Selain itu, orang yang sedang sholat menggendong anaknya sebisa mungkin menghindari gerakan-gerakan berlebihan yang dapat membatalkan sholat. Seperti tiga kali gerakan atau lebih dalam waktu yang beriringan.
Menggendong anak ini bisa dilakukan sebelum sholat, atau ketika sedang sholat, dengan salah satu dari dua cara yang sesuai dengan dua hadits di atas yaitu meletakkan anak ketika hendak rukuk atau ketika hendak sujud lalu menggendongnya kembali ketika berdiri dari sujud.
Demikian penjelasan hukum menggendong anak ketika sholat. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Anak Belum Baligh Jadi Imam Sholat Berjamaah, Bolehkah?
سئل أحمدُ:َ أيأخذ الرجلُ ولده وهو يُصلي؟ قال: نعم، واحتج بحديث أبي قتادة.
"Imam Ahmad ditanya, 'Apakah seseorang boleh mengambil untuk menggendong anaknya ketika ia sedang shalat?' Beliau menjawab, 'Iya, boleh,' dengan menjadikan hadits riwayat Abi Qatadah sebagai dalil." (Badruddin al-'Ainy, Syarh Abi Daud, Juz 4, Hal 146).
Perhatian
Perlu diperhatikan, bolehnya sholat sambil menggendong anak dibatasi selama anak yang digendong tidak dalam keadaan najis, seperti terdapat najis yang ada di pampers atau pakaian dan bagian tubuhnya. Apabila demikian, orang tua tidak dapat menggendongnya, sebab sholatnya justru akan menjadi batal.
Selain itu, orang yang sedang sholat menggendong anaknya sebisa mungkin menghindari gerakan-gerakan berlebihan yang dapat membatalkan sholat. Seperti tiga kali gerakan atau lebih dalam waktu yang beriringan.
Menggendong anak ini bisa dilakukan sebelum sholat, atau ketika sedang sholat, dengan salah satu dari dua cara yang sesuai dengan dua hadits di atas yaitu meletakkan anak ketika hendak rukuk atau ketika hendak sujud lalu menggendongnya kembali ketika berdiri dari sujud.
Demikian penjelasan hukum menggendong anak ketika sholat. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Anak Belum Baligh Jadi Imam Sholat Berjamaah, Bolehkah?
(rhs)
Lihat Juga :