Akhlak dan Doa Imam Nawawi Saat Berangkat Menuju Rumah Gurunya
Kamis, 25 November 2021 - 22:48 WIB
Selain Nabi dan Rasul adalah hal yang jaiz jatuh kepada dosa atau aib. Dan tidak sedikit kalangan kekasih Allah yang terus Allah jaga, sehingga tidak terjatuh kepada dosa.
Namun kita berdoa kepada Allah agar Allah tutup aib guru-guru kita dari mata kita. Jangan pula sampai ada orang yang menyampaikan Aib guru kita kepada kita.
Sebab saat kita melihat dan tau ada aib guru kita, akan muncul di hati murid yang "bodoh" akan kekurangan derajat gurunya, dan berkurang rasa hormatnya, yang mengakibatkan dia tidak mendapat manfa'at ilmunya.
Dulu, pernah ada "seseorang" yang merendahkan salah satu guruku, maka sepontan aku jawab dengan bantahan bertubi-tubi. Dan hatiku sangat ingin menampar wajahnya dengan tamparan yang sangat keras, sekeras-kerasnya.
Walau akhirnya dia bungkam seribu bahasa. Dan jika aku mendengar ada orang yang ingin merendahkan guruku, maka sangat ingin tangan ini menempeleng kepalanya dengan sehina-hina tempeleng.
Maka aku terus berdoa agar tidak ada lagi orang yang menyampaikan hal-hal seperti itu di hadapanku. Selamat Hari Guru untuk seluruh guruku yang pernah mengajarkan kebaikan kepadaku yang tak bisa kusebut satu persatu!
Baca Juga: Bagaimana Adab Murid kepada Guru? Ini Kata Imam Al-Ghazali
Namun kita berdoa kepada Allah agar Allah tutup aib guru-guru kita dari mata kita. Jangan pula sampai ada orang yang menyampaikan Aib guru kita kepada kita.
Sebab saat kita melihat dan tau ada aib guru kita, akan muncul di hati murid yang "bodoh" akan kekurangan derajat gurunya, dan berkurang rasa hormatnya, yang mengakibatkan dia tidak mendapat manfa'at ilmunya.
Dulu, pernah ada "seseorang" yang merendahkan salah satu guruku, maka sepontan aku jawab dengan bantahan bertubi-tubi. Dan hatiku sangat ingin menampar wajahnya dengan tamparan yang sangat keras, sekeras-kerasnya.
Walau akhirnya dia bungkam seribu bahasa. Dan jika aku mendengar ada orang yang ingin merendahkan guruku, maka sangat ingin tangan ini menempeleng kepalanya dengan sehina-hina tempeleng.
Maka aku terus berdoa agar tidak ada lagi orang yang menyampaikan hal-hal seperti itu di hadapanku. Selamat Hari Guru untuk seluruh guruku yang pernah mengajarkan kebaikan kepadaku yang tak bisa kusebut satu persatu!
Baca Juga: Bagaimana Adab Murid kepada Guru? Ini Kata Imam Al-Ghazali
(rhs)
Lihat Juga :