Gangguan Jin, dari Iseng sampai Marah karena Tersinggung
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:37 WIB
Jin mengganggu manusia bukan tanpa sebab. Ada yang sekadar iseng sampai karena kesal dengan ulah manusia. (Foto/Ilustrasi: bbc.com)
Jin mengganggu manusia bukan tanpa sebab. Memang sih ada jin yang usil, sekadar iseng. Namun kebanyakan gangguan jin , lantaran makhluk ghaib ini kesal dengan ulah manusia. Misalnya, karena habitatnya diganggu.
Baca juga: 7 Macam Gangguan Jin, Kelima yang Sering Terjadi
Buku Ensiklopedia Ruqyah karya Iding Sanus menyebut penyebab terjadinya gangguan jin memang banyak, termasuk jin mengganggu karena disuruh dukun atau tukang sihir. "Ada juga karena jin warisan leluhur," ujarnya.
Hanya saja, ini kali kita bahas jin menganggu karena dua sebab: jin iseng dan jin yang marah karena habitatnya diganggu manusia.
Pertama, jin iseng. Menurut Iding Sinus, bangsa jin sering berkumpul pada tempat tertentu seperti pohon besar, rumah tua yang kosong, perempatan jalan, gua-gua, pantai dan lain sebagainya.
"Ketika ada orang yang lewat, jin itu timbul sifat iseng untuk mengganggunya," ujarnya.
"Biasanya," lanjut Iding, "Yang mudah diganggu adalah orang yang berjiwa lemah atau orang yang sedang diliputi perasaan galau, sedih, kecewa, tertekan berat."
Menurutnya, dalam kondisi ini biasanya pertahanan manusia itu amat lemah hingga di antara jin ada yang iseng mencoba memasuki tubuh orang yang bersangkutan.
"Oleh karena itu ketika melalui tempat jin berkumpul, kita dianjurkan untuk selalu waspada dan selalu membaca doa perlindungan diri seperti surat al-ikhlas, al-falag, an-nas atau ayat kursi," ujarnya.
Jin iseng ini sering mengganggu pikiran orang dengan perasaan was was, takut tidak menentu, paranoid, sakit kepala, pegal, sakit perut, dan lain sebagainya.
Baca juga: Penyakit yang Disebabkan oleh Gangguan Jin, Berikut Ciri-cirinya
Kedua, jin yang merasa tempatnya terganggu. Iding Sinus menjelaskan, terkadang ada orang yang buang air kecil di tepi jalan atau di bawah pohon, meludah tanpa menyadari telah mengganggu tempat jin.
"Ada juga orang yang berjalan di tengah hutan dengan sembrono memotong atau menebang pohon secara serampangan ternyata telah mengganggu lingkungan bangsa jin," ujarnya.
Baca juga: 7 Macam Gangguan Jin, Kelima yang Sering Terjadi
Buku Ensiklopedia Ruqyah karya Iding Sanus menyebut penyebab terjadinya gangguan jin memang banyak, termasuk jin mengganggu karena disuruh dukun atau tukang sihir. "Ada juga karena jin warisan leluhur," ujarnya.
Hanya saja, ini kali kita bahas jin menganggu karena dua sebab: jin iseng dan jin yang marah karena habitatnya diganggu manusia.
Pertama, jin iseng. Menurut Iding Sinus, bangsa jin sering berkumpul pada tempat tertentu seperti pohon besar, rumah tua yang kosong, perempatan jalan, gua-gua, pantai dan lain sebagainya.
"Ketika ada orang yang lewat, jin itu timbul sifat iseng untuk mengganggunya," ujarnya.
"Biasanya," lanjut Iding, "Yang mudah diganggu adalah orang yang berjiwa lemah atau orang yang sedang diliputi perasaan galau, sedih, kecewa, tertekan berat."
Menurutnya, dalam kondisi ini biasanya pertahanan manusia itu amat lemah hingga di antara jin ada yang iseng mencoba memasuki tubuh orang yang bersangkutan.
"Oleh karena itu ketika melalui tempat jin berkumpul, kita dianjurkan untuk selalu waspada dan selalu membaca doa perlindungan diri seperti surat al-ikhlas, al-falag, an-nas atau ayat kursi," ujarnya.
Jin iseng ini sering mengganggu pikiran orang dengan perasaan was was, takut tidak menentu, paranoid, sakit kepala, pegal, sakit perut, dan lain sebagainya.
Baca juga: Penyakit yang Disebabkan oleh Gangguan Jin, Berikut Ciri-cirinya
Kedua, jin yang merasa tempatnya terganggu. Iding Sinus menjelaskan, terkadang ada orang yang buang air kecil di tepi jalan atau di bawah pohon, meludah tanpa menyadari telah mengganggu tempat jin.
"Ada juga orang yang berjalan di tengah hutan dengan sembrono memotong atau menebang pohon secara serampangan ternyata telah mengganggu lingkungan bangsa jin," ujarnya.
Lihat Juga :