3 Tingkatan Kaum Mukmin yang Mewarisi Al-Qur'an

Senin, 06 Desember 2021 - 17:01 WIB
3. Sabiqun bil Khairat.

Orang yang selalu mengerjakan amalan yang wajib dan sunnah, meninggalkan segala perbuatan yang haram dan makruh, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan).

Menurut Al-Maragi, pembagian di atas dapat diungkapkan dengan kata-kata lain, yaitu:

1. Orang yang masih sedikit mengamalkan ajaran Kitabullah dan terlalu senang menuruti hawa nafsunya, atau orang yang masih banyak perbuatan kejahatannya dibanding dengan amal kebaikannya.

2. Orang yang seimbang antara amal kebaikan dan kejahatannya.

3. Orang yang terus-menerus mencari ganjaran Allah dengan melakukan amal kebaikan.

Para ulama tafsir menyebutkan beberapa hadis berkaitan dengan hal di atas. Salah satunya Hadis riwayat Ahmad dari Abu Darda', di mana setelah membaca Ayat 32 Surah Fathir di atas, Rasulullah bersabda:

"Adapun orang yang berlomba dalam berbuat kebaikan mereka akan masuk surga tanpa hisab (perhitungan), sedang orang-orang pertengahan (muqtashid) mereka akan dihisab dengan hisab yang ringan. Dan orang yang menganiaya dirinya sendiri mereka akan ditahan dulu di tempat (berhisabnya), sehingga ia mengalami penderitaan kemudian dimasukkan ke dalam surga. Kemudian beliau membaca: "Alhamdulillahilladzi adhhaba 'anna al-hazana inna Rabbana lagafurun syakur" (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami, sesungguhnya Tuhan kami Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri)." (HR Ahmad)

Baca Juga: Ini Perbedaan Muslim dan Mukmin, Kamu Pilih Mana?
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!