Nebukadnezar: Pembunuh dan Perusak Masjid Al-Aqsa, 7 Tahun Merasa sebagai Sapi

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:15 WIB
Baca juga: Nabi Yeremia Sama dengan Khidir? Begini Wahyu yang Diterimanya

Menjadi Lebih Kecil

Kembali ke Masjid al-Aqsa. Dalam al-Qur’an dinarasikan bahwa Bani Israel pernah diserang besar-besaran oleh dua bangsa. Mereka diserang sebagai akibat dari kecongkakan dan kerusakan yang mereka lakukan di muka bumi. Penyerangan ini menghancurkan secara total bangsa Israel, termasuk bangunan megah yang pernah didirikan oleh nabi Sulaiman. Bangunan besar dan megah ini dihancurkan oleh bangsa Persia.

Ibnu Khaldun melanjutkan penuturannya mengenai sejarah Masjid al-Aqsha ini:

“Uzair (Ezra) seorang Nabi dari Bani Israil saat itu membangun kembali Masjid Aqsha dengan bantuan penguasa Persia bernama Bahman (Artaxerxes) yang dalam kekuasaannya berhutang budi kepada Bani Israil yang sebelumnya digiring sebagai tawanan (di Babilonia) oleh Nebukadnezar."

"Bahman menetapkan batasan-batasan pembangunan kembali Masjid Aqsha dan membuatnya menjadi bangunan yang lebih kecil daripada yang ada di masa Nabi Sulaiman. Bani Israil tidak mau melanggar ketentuan seperti itu…”

Setelah Nabi Uzair wafat, banyak bangsa yang menaklukan Bani Israil secara bergantian. Bani Israil pernah dijajah oleh Yunani, Persia dan Romawi.

Pada tahun 70 Masehi, bangunan megah ini diluluhlantakan kembali oleh Titus dari Romawi. Al-Qur’an menyebut penyerangan Titus terhadap Bani Israil ini sebagai wa’dul akhirah. Hal demikian dilakukan sebagai balasan atas kecongkakan mereka di muka bumi sehingga Tuhan murka terhadap mereka dan karena itu Tuhan mengutus Titus untuk menghancurkan Bani Israel.

Bangunan Bait al-Maqdis dan Masjid al-Aqsha ini diratakan seperti tanah. Kendati demikian, masih ada sisa-sisa bangunannya, terutama Karang Suci, tempat persinggahan Nabi dalam melanjutkan perjalanan Mi'rajnya menuju Sidratul Muntaha.

Baca juga: 5 Perkara: Tugas Nabi Yahya untuk Disampaikan kepada Bani Israil
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!