Nabi Yeremia Sama dengan Khidir? Begini Wahyu yang Diterimanya

loading...
Nabi Yeremia Sama dengan Khidir? Begini Wahyu yang Diterimanya
Yeremia bin Hilkia adalah salah satu keturunan Bani Lewi bin Yaqub. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah Nabi Khidir,. (Foto/Ilustrasi : Ist)
Yeremia bin Hilkia adalah salah satu keturunan Bani Lewi bin Ya'qub. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah Nabi Khidir, sebagaimana diriwayatkan oleh Adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas. "Namun riwayat ini aneh dan tidak benar," tulis Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul "Qashash Al-Anbiya".

Mengutip Ibnu Asakir, Ibnu Katsir mengatakan, beberapa riwayat menyebutkan, ketika Yeremia berdiri di atas darah Yahya bin Zakaria yang mengalir dari Damaskus, ia berkata, “Wahai darah, kamu telah menyebabkan musibah bagi masyarakat yang lain, maka berhentilah kamu!”

Lalu darah itu berhenti mengalir, meresap ke dalam tanah, lalu menghilang.

Baca juga: Surat Ali Imran Ayat 38: Nabi Zakariya dan Doa Mohon Anak yang Saleh

Abu Bakar bin Abi Dunya meriwayatkan, dari Ali bin Abi Maryam, dari Ahmad bin Habbab, dari Abdirrahman, ia berkata, Yeremia pernah bertanya kepada Tuhannya, "Wahai Tuhanku, seperti apakah hamba yang paling Engkau cintai?”

Tuhan menjawab, “Hamba yang paling Aku cintai adalah hamba yang paling sering mengingat-Ku, hamba yang selalu mengingat-Ku hingga lalai untuk mengingat manusia lain, hamba yang tidak tenggelam dalam kefanaan dunia dan semangat untuk meraih kebahagiaan di akhirat."

"Hamba yang ditawarkan kehidupan dunia ia membencinya namun jika terenggut darinya ia merasa bahagia. Mereka itulah yang berhak untuk mendapatkan kecintaan dari-Ku dan akan Aku berikan mereka lebih dari yang mereka harapkan.”

Wahab bin Munabbih meriwayatkan, ketika perbuatan maksiat sudah merajalela, maka Allah mewahyukan kepada salah satu Nabi Bani Israil yang bernama Yeremia.

“Bangkitlah kamu di tengah-tengah kaummu dan beritahukan kepada mereka bahwa mereka memiliki akal namun tidak dapat memahami. Mereka memiliki mata, namun tidak dapat melihat. Mereka memiliki telinga, namun tidak dapat mendengar."

"Aku mengetahui bagaimana kesalehan bapak moyang mereka, dan karena mereka itulah hingga Aku masih bersikap lembut terhadap anak keturunannya sekarang ini."
halaman ke-1
cover top ayah
وَرَبُّكَ الۡغَنِىُّ ذُو الرَّحۡمَةِ ‌ؕ اِنۡ يَّشَاۡ يُذۡهِبۡكُمۡ وَيَسۡتَخۡلِفۡ مِنۡۢ بَعۡدِكُمۡ مَّا يَشَآءُ كَمَاۤ اَنۡشَاَكُمۡ مِّنۡ ذُرِّيَّةِ قَوۡمٍ اٰخَرِيۡنَ
Dan Tuhanmu Mahakaya, penuh rahmat. Jika menghendaki, Allah akan memusnahkanmu. Setelah kamu musnah, Allah akan mengganti dengan yang Dia kehendaki, sebagaimana Dia menjadikan kamu dari keturunan golongan lain.

(QS. Al-An’am:133)
cover bottom ayah
preload video