Nabi Isa Terima Wahyu Pertama Kali pada Usia 13 Tahun
Kamis, 23 Desember 2021 - 09:35 WIB
Nabi Isa dalam Al-Quran
Kisah Nabi Isa disebutkan dalam surat Ali ‘Imran ayat 49-55, al-Maidah ayat 110-118, an-Nisa ayat 157-158, dan surat Maryam ayat 16-36. Ayat-ayat ini bercerita tentang kelahiran dan masa kecil Nabi Isa AS serta awal mula wahyu turun kepadanya, hingga pengangkatannya ke langit.
Nabi Isa AS merupakan nabi terakhir yang diutus Allah SWT kepada Bani Israil. Maka tidak heran kalau dalam agama Nasrani, Nabi Isa begitu dimuliakan. Bahkan mereka mengelu-elukan beliau (Yesus) sebagai anak Tuhan atau manifestasi Tuhan di dunia. Pemujaan umat Kristiani kepada Nabi Isa ini serupa dengan pemujaan bangsa Yahudi kepada Uzair.
Kisah nabi Isa as dalam Al-Qur’an dimulai dari kisah kelahiran Isa yang digambarkan Allah SWT dengan indah dalam surat Maryam [19]: 16 sampai dengan QS Maryam [19]: 40.
Dalam kelompok ayat ini Allah SWT menjelaskan bagaimana situasi kelahiran Nabi Isa sebagai seorang nabi pilihan dan ketika ibunya, Maryam, dengan penuh ketabahan menghadapi bani Israil yang menuduhnya sebagai pezina dengan kehadiran bayinya itu.
Tuduhan-tuduhan keji Bani Israil kepada Maryam kemudian dijawab tuntas oleh Allah SWT melalui lisan Nabi Isa yang masih bayi. Allah pun lantas menghibur Maryam dengan memberikan mukjizat kepada Nabi Isa yang masih bayi untuk berbicara dan menjawab pertanyaan-pertanyaan kaumnya. Ia membuktikan bahwa Ibunya adalah perempuan baik-baik dan dirinya adalah utusan Allah SWT.
Firman Allah SWT:
Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. ( QS Maryam: 30 ).
Setelah periode kelahiran Nabi Isa AS, Al-Qur’an tidak menceritakan lagi kehidupan masa kecil Nabi Isa hingga dewasa.
Menurut Syauqi Abu Khalil dalam bukunya Athlas Al-Qur’an, Isa tinggal bersama ibunya di Nashirah (Nazareth) kemudian pindah ke Mesir sampai berumur 12 tahun. Mereka berdua pergi ke Ain Syam Mesir bersama Yusuf an-Najjar. Umur 12 tahun nabi Isa kembali ke tanah Palestina dan bertemu dengan Yahya (Yohanes) di Sungai Jordan tatkala Isa berumur 30 tahun.
Bintang Besar
Kenapa Maryam membawa putra-nya pindah ke Mesir? Wahab ibn Munabbih menjelaskan bahwa pada saat kelahiran Nabi Isa tampak bintang besar di langit yang menyebabkan Raja Persia pingsan menyaksikannya.
Kisah Nabi Isa disebutkan dalam surat Ali ‘Imran ayat 49-55, al-Maidah ayat 110-118, an-Nisa ayat 157-158, dan surat Maryam ayat 16-36. Ayat-ayat ini bercerita tentang kelahiran dan masa kecil Nabi Isa AS serta awal mula wahyu turun kepadanya, hingga pengangkatannya ke langit.
Nabi Isa AS merupakan nabi terakhir yang diutus Allah SWT kepada Bani Israil. Maka tidak heran kalau dalam agama Nasrani, Nabi Isa begitu dimuliakan. Bahkan mereka mengelu-elukan beliau (Yesus) sebagai anak Tuhan atau manifestasi Tuhan di dunia. Pemujaan umat Kristiani kepada Nabi Isa ini serupa dengan pemujaan bangsa Yahudi kepada Uzair.
Kisah nabi Isa as dalam Al-Qur’an dimulai dari kisah kelahiran Isa yang digambarkan Allah SWT dengan indah dalam surat Maryam [19]: 16 sampai dengan QS Maryam [19]: 40.
Dalam kelompok ayat ini Allah SWT menjelaskan bagaimana situasi kelahiran Nabi Isa sebagai seorang nabi pilihan dan ketika ibunya, Maryam, dengan penuh ketabahan menghadapi bani Israil yang menuduhnya sebagai pezina dengan kehadiran bayinya itu.
Tuduhan-tuduhan keji Bani Israil kepada Maryam kemudian dijawab tuntas oleh Allah SWT melalui lisan Nabi Isa yang masih bayi. Allah pun lantas menghibur Maryam dengan memberikan mukjizat kepada Nabi Isa yang masih bayi untuk berbicara dan menjawab pertanyaan-pertanyaan kaumnya. Ia membuktikan bahwa Ibunya adalah perempuan baik-baik dan dirinya adalah utusan Allah SWT.
Firman Allah SWT:
قَالَ اِنِّيْ عَبْدُ اللّٰهِ ۗاٰتٰنِيَ الْكِتٰبَ وَجَعَلَنِيْ نَبِيًّا ۙ
Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. ( QS Maryam: 30 ).
Setelah periode kelahiran Nabi Isa AS, Al-Qur’an tidak menceritakan lagi kehidupan masa kecil Nabi Isa hingga dewasa.
Menurut Syauqi Abu Khalil dalam bukunya Athlas Al-Qur’an, Isa tinggal bersama ibunya di Nashirah (Nazareth) kemudian pindah ke Mesir sampai berumur 12 tahun. Mereka berdua pergi ke Ain Syam Mesir bersama Yusuf an-Najjar. Umur 12 tahun nabi Isa kembali ke tanah Palestina dan bertemu dengan Yahya (Yohanes) di Sungai Jordan tatkala Isa berumur 30 tahun.
Bintang Besar
Kenapa Maryam membawa putra-nya pindah ke Mesir? Wahab ibn Munabbih menjelaskan bahwa pada saat kelahiran Nabi Isa tampak bintang besar di langit yang menyebabkan Raja Persia pingsan menyaksikannya.
Lihat Juga :