Cara Mengobati dan Bacaan untuk Orang yang Kerasukan Jin
Selasa, 28 Desember 2021 - 15:17 WIB
Termasuk cara mengatasi kesurupan adalah dengan mengusapkan wewangian ke tubuh orang yang kemasukan jin. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Wewangian itu memiliki keistimewaan, di antaranya para malaikat menyukainya dan para setan menjauhinya. Sesuatu yang paling disukai setan adalah bau busuk yang menyengat. Oleh karena itu ruh yang baik menyukai aroma wangi, sedangkan ruh yang busuk menyukai aroma busuk, dan masing-masing ruh cenderung kepada keadaan yang sesuai dengannya.
Baca juga: 7 Macam Gangguan Jin, Kelima yang Sering Terjadi
Cara lain mengobati orang yang kemasukan jin adalah
1. Orang yang hendak meruqyah berwudhu agar membaca ayat atau dzikr dalam keadaan suci, lalu ia membacakan ayat Al-Quran secara tartil.
2. Membacakan ruqyah di atas air atau pada minyak habbatus sauda atau minyak zaitun.
2. Memberikan minum kepada orang yang kemasukan jin dengan air yang telah dibacakan ruqyah tadi.
3. Mengolesi minyak habbatus sauda atau minyak zaitun ke dahi, dada, atau bagian punggung yang bawah sekali sebelum tidur.
4. Mandi dengan air yang telah diruqyah selama tujuh hari berturut-turut, namun airnya tidak ditambah dengan air yang lain, dan tidak dipanaskan di atas api, kalau pun mau dipanaskan maka dengan panas terik matahari.
Air yang telah digunakan tidak dibuang ke tempat najis, tetapi lebih utama dibuang ke tanaman atau dinding.
5. Menyimak audio ruqyah dua kali sehari, lebih baik lagi menggunakan earphone.
Baca juga: 7 Macam Gangguan Jin, Kelima yang Sering Terjadi
Cara lain mengobati orang yang kemasukan jin adalah
1. Orang yang hendak meruqyah berwudhu agar membaca ayat atau dzikr dalam keadaan suci, lalu ia membacakan ayat Al-Quran secara tartil.
2. Membacakan ruqyah di atas air atau pada minyak habbatus sauda atau minyak zaitun.
2. Memberikan minum kepada orang yang kemasukan jin dengan air yang telah dibacakan ruqyah tadi.
3. Mengolesi minyak habbatus sauda atau minyak zaitun ke dahi, dada, atau bagian punggung yang bawah sekali sebelum tidur.
4. Mandi dengan air yang telah diruqyah selama tujuh hari berturut-turut, namun airnya tidak ditambah dengan air yang lain, dan tidak dipanaskan di atas api, kalau pun mau dipanaskan maka dengan panas terik matahari.
Air yang telah digunakan tidak dibuang ke tempat najis, tetapi lebih utama dibuang ke tanaman atau dinding.
5. Menyimak audio ruqyah dua kali sehari, lebih baik lagi menggunakan earphone.
Lihat Juga :