Arab Pra-Islam: Hubal, Tuhan Impor yang Sangat Dipuja
Kamis, 30 Desember 2021 - 14:26 WIB
Kami memenuhi panggilanmu Ya Allah
Sesungguhnya kami (hanyalah) debu
Engkau haramkan kami gunakan anak panah (berperang)
(Tapi) manusia menghalangi kami mencapai kemenangan (itu)
Baca juga: Doa Agar Mendapat Perlindungan dari Kesyirikan
Penganut Politeisme
Hoyland, sebagaimana dikutip Abdul Aziz, memperkirakan bahwa hingga sekitar abad ke-4 M, penduduk Arabia adalah para penganut politeisme (syirk).
Di selatan, tuhan yang sangat populer adalah “Astar, kadang disebut “Asyrar—tetapi setiap kelompok masyarakat memiliki tuhan sendiri sebagai patron, seperti Almaqah untuk orang Saba-i, atau Wadd untuk orang Mina-i.
Di utara, selain Asyrar, artinya “Penguasa Syara”, yaitu gugusan pegunungan yang melintasi Petra, pusar Kerajaan Nabatea, tuhan yang populer di Petra antara lain al-Uzza.
Sedangkan di Gurun Syria dan Hauran terkenal tuhan al-Lit, sementara di wilayah Hijaz, Hubal dan Manat adalah tuhan yang populer.
Sesungguhnya kami (hanyalah) debu
Engkau haramkan kami gunakan anak panah (berperang)
(Tapi) manusia menghalangi kami mencapai kemenangan (itu)
Baca juga: Doa Agar Mendapat Perlindungan dari Kesyirikan
Penganut Politeisme
Hoyland, sebagaimana dikutip Abdul Aziz, memperkirakan bahwa hingga sekitar abad ke-4 M, penduduk Arabia adalah para penganut politeisme (syirk).
Di selatan, tuhan yang sangat populer adalah “Astar, kadang disebut “Asyrar—tetapi setiap kelompok masyarakat memiliki tuhan sendiri sebagai patron, seperti Almaqah untuk orang Saba-i, atau Wadd untuk orang Mina-i.
Di utara, selain Asyrar, artinya “Penguasa Syara”, yaitu gugusan pegunungan yang melintasi Petra, pusar Kerajaan Nabatea, tuhan yang populer di Petra antara lain al-Uzza.
Sedangkan di Gurun Syria dan Hauran terkenal tuhan al-Lit, sementara di wilayah Hijaz, Hubal dan Manat adalah tuhan yang populer.
Lihat Juga :