Samiri: Pencetus Spirit Doll dalam Sejarah Penyimpangan Akidah Manusia

Selasa, 11 Januari 2022 - 14:57 WIB


Samiri berusaha meyakinkan bahwa boneka ajaib atau patung anak sapi tersebut adalah Tuhan yang selama ini disembah oleh Nabi Musa. Bahkan Samiri mengatakan, "Musa jauh-jauh harus berjumpa Tuhannya di Thursina, sedangkan Tuhannya Musa ada terdapat dalam roh patung anak sapi ini!"

Tak ayal, orang-orang bodoh yang dangkal keimanannya pun dengan mudahnya segera mempercayai serta meyakini apa yang dikatakan oleh Samiri.

Akhirnya, mereka pun menerima boneka roh ala Samiri yang berbentuk patung anak sapi tersebut sebagai sesembahan, pengabul hajat dan memiliki ketergantungan yang kuat terhadap boneka tersebut.

Mereka memperlakukan boneka roh tersebut layaknya sebagai anak kesayangan mereka sendiri, menjaga, merawat, memperhatikan sepenuh hati mereka, hingga penyembahan pun dilakukan dengan segala penyerahan hati dan jiwa mereka.

Inilah sejarah kebodohan dan kekelaman manusia masa lampau yang kembali diangkat dan diingatkan oleh Al-Qur'an. Bahkan, kisah ini pula lah yang kemudian menjadi awal kisah penyembelihan anak sapi yang menjadi "Asbabun Nuzul" turunnya surah Al-Baqarah; Kisah Penyembelihan Anak Sapi.

Saking besarnya kezhaliman dan dampak dari boneka roh alias patung roh inilah, sampai-sampai akhirnya Bani Israel yang telah terlanjur mempercayai dan menyembahnya diwajibkan bertaubat dengan cara membunuh diri mereka sendiri.

Inilah kisah para pelaku kemusyrikan yang tercela dan terbesar dalam sejarah manusia pada masa zaman Bani Israel yang boleh jadi akan terjadi di masa akhir zaman, dimana fenomena "Spirit Doll" atau Boneka Arwah yang sekarang mengindap pada trend kehidupan selebritis yang tengah terjadi merupakan bukti bahwa boleh jadi sejarah masa lalu sedang berulang.

Pada tulisan selanjutnya akan dibahas apa saja dampak dan akibat yang timbulkan dari fenomena "Spirit Doll" ini?

Baca Juga: Viral Artis Miliki Boneka Arwah, Begini Penjelasan Hukum Spirit Doll dalam Islam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!