Hikmah di Balik Larangan Makan dan Minum Berlebihan
Kamis, 13 Januari 2022 - 17:16 WIB
Menurut Majid bin Su’ud al-‘Usyan, hadis di atas menunjukkan makan berlebihan yang mendatangkan bahaya bagi kesehatan tubuh hukumnya adalah makruh.
Berbagai penyakit yang diakibatkan oleh makan berlebih di antaranya adalah obesitas, diabetes, asam urat, kolesterol, dan lain sebagainya.
Karena itulah, sebagai umat Islam, kita sangat tidak dianjurkan makan secara berlebihan sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Orang-orang mu’min makan dengan satu usus dan orang kafir makan dengan tujuh usus.” (HR. Bukhari Muslim)
Seperyi dilansir dalamislam, maksud hadis di atas adalah kita dianjurkan untuk makan secukupnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika makan secara berlebihan, metabolisme tubuh akan terganggu hingga timbul berbagai macam penyakit.
Karena itulah, dalam Islam seseorang tidak dianjurkan untuk makan sampai sekenyang-kenyangnya tapi secukupnya. Sebab, jika seseorang makan sampai perutnya terlalu kenyang, akhirnya menimbulkan rasa malas dalam bergerak, bawaannya ingin tidur terus dan tidak ingin beraktivitas, sehingga akhirnya otaknya pun buntu (tidak produltif)
Islam menginginkan seorang hamba beraktifitas dan produktif, baik dalam masalah dunia maupun dalam ibadah.
Baca juga: Carilah Ilmu Senjata Muslim Menjauhkan Diri dari Talbis dan Ghurur
Wallahu A'lam
Berbagai penyakit yang diakibatkan oleh makan berlebih di antaranya adalah obesitas, diabetes, asam urat, kolesterol, dan lain sebagainya.
Karena itulah, sebagai umat Islam, kita sangat tidak dianjurkan makan secara berlebihan sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Orang-orang mu’min makan dengan satu usus dan orang kafir makan dengan tujuh usus.” (HR. Bukhari Muslim)
Seperyi dilansir dalamislam, maksud hadis di atas adalah kita dianjurkan untuk makan secukupnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika makan secara berlebihan, metabolisme tubuh akan terganggu hingga timbul berbagai macam penyakit.
Karena itulah, dalam Islam seseorang tidak dianjurkan untuk makan sampai sekenyang-kenyangnya tapi secukupnya. Sebab, jika seseorang makan sampai perutnya terlalu kenyang, akhirnya menimbulkan rasa malas dalam bergerak, bawaannya ingin tidur terus dan tidak ingin beraktivitas, sehingga akhirnya otaknya pun buntu (tidak produltif)
Islam menginginkan seorang hamba beraktifitas dan produktif, baik dalam masalah dunia maupun dalam ibadah.
Baca juga: Carilah Ilmu Senjata Muslim Menjauhkan Diri dari Talbis dan Ghurur
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :