Anda Pernah Patah Hati? Ini 5 Hikmah dan Cara Mengatasinya Sesuai Syariat
Senin, 17 Januari 2022 - 15:39 WIB
3. Mengajarkan kita untuk bersabar dan ikhlas
Menjalani hubungan pacaran jelas adalah dosa. Namun bagaimana bila patah hati muncul tatkala pinangan kita ditolak? Atau mungkin karena paras kita kurang menawan sehingga tidak ada seorang pun yang melirik. Bersabarlah. Dunia ini adalah tempatnya ujian. Dunia ini tidak selamanya. Apabila kita ditimpa musibah, sebagai mukmin sudah seharushnya kita bersabar dan ikhlas. Menerima apa-apa yang ditakdirkan oleh Allah SWT. Dan sebaiknya jangan terlalu memaksakan takdir apalagi sampai melakukan perbuatan maksiat.
Allah SWT berfirman:
“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa (kematian) dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”(Q.S. Al-Baqarah 155).
4. Belajar untuk percaya dengan ketentuan Allah SWT
Apakah begitu sulit bagi kita untuk mempercayai ketentuan Allah Ta’ala? Manusia seringkali bersifat tergesa-gesa dan tidak sabar. Ketika ditimpa cobaan, mereka seketika berputus asa terhadap rahmat Allah SWT. Bahkan cenderung menyalahkan takdir. Sungguh salah bila Kita masih berpikir demikian. Allah SWT tidak memberikan cobaan diluar kemampuan hambaNya. Dia bahkan berjanji akan memberikan kemudahan dan kebahagian dibalik segala hal yang menyulitkan hidup kita. Maka itu cobalah berhusnudzon kepada takdir Allah SWT. (Baca juga: Cara agar hati tenang dalam islam)
“Maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” [QS. Al-Insyirah: 5-6]
5. Jalan untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih islami
“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik .” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)
Jika Kita mengalami patah hati, mungkin Allah SWT ingin memperingatkan bahwa perbuatan yang kita lakukan itu salah. Pacaran tidak dibenarkan dalam islam. Maka itu, jadikan peristiwa patah hati sebagai pelajaran hidup. Berhentilah untuk menjalin hubungan pacaran. Cobalah untuk berhijarah di jalan Allah SWT dengan meninggalkan hal-hal yang mendekati zina.
Baca juga: Hati-hati Jaga Hati, Inilah 6 Tempat Riya Menurut Imam Al Ghazali
Cara Mengatasi Patah Hati Sesuai Ajaran Islam
Patah hati dalam islam bisa diobati apabila kita mau bersungguh-sungguh untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa cara untuk mengatasi patah hati ini, yakni:
Menjalani hubungan pacaran jelas adalah dosa. Namun bagaimana bila patah hati muncul tatkala pinangan kita ditolak? Atau mungkin karena paras kita kurang menawan sehingga tidak ada seorang pun yang melirik. Bersabarlah. Dunia ini adalah tempatnya ujian. Dunia ini tidak selamanya. Apabila kita ditimpa musibah, sebagai mukmin sudah seharushnya kita bersabar dan ikhlas. Menerima apa-apa yang ditakdirkan oleh Allah SWT. Dan sebaiknya jangan terlalu memaksakan takdir apalagi sampai melakukan perbuatan maksiat.
Allah SWT berfirman:
وَلَـنَبۡلُوَنَّكُمۡ بِشَىۡءٍ مِّنَ الۡخَـوۡفِ وَالۡجُـوۡعِ وَنَقۡصٍ مِّنَ الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَنۡفُسِ وَالثَّمَرٰتِؕ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيۡنَۙ
“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa (kematian) dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”(Q.S. Al-Baqarah 155).
4. Belajar untuk percaya dengan ketentuan Allah SWT
Apakah begitu sulit bagi kita untuk mempercayai ketentuan Allah Ta’ala? Manusia seringkali bersifat tergesa-gesa dan tidak sabar. Ketika ditimpa cobaan, mereka seketika berputus asa terhadap rahmat Allah SWT. Bahkan cenderung menyalahkan takdir. Sungguh salah bila Kita masih berpikir demikian. Allah SWT tidak memberikan cobaan diluar kemampuan hambaNya. Dia bahkan berjanji akan memberikan kemudahan dan kebahagian dibalik segala hal yang menyulitkan hidup kita. Maka itu cobalah berhusnudzon kepada takdir Allah SWT. (Baca juga: Cara agar hati tenang dalam islam)
“Maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” [QS. Al-Insyirah: 5-6]
5. Jalan untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih islami
“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik .” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)
Jika Kita mengalami patah hati, mungkin Allah SWT ingin memperingatkan bahwa perbuatan yang kita lakukan itu salah. Pacaran tidak dibenarkan dalam islam. Maka itu, jadikan peristiwa patah hati sebagai pelajaran hidup. Berhentilah untuk menjalin hubungan pacaran. Cobalah untuk berhijarah di jalan Allah SWT dengan meninggalkan hal-hal yang mendekati zina.
Baca juga: Hati-hati Jaga Hati, Inilah 6 Tempat Riya Menurut Imam Al Ghazali
Cara Mengatasi Patah Hati Sesuai Ajaran Islam
Patah hati dalam islam bisa diobati apabila kita mau bersungguh-sungguh untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa cara untuk mengatasi patah hati ini, yakni:
Lihat Juga :